Kolaborasi OKP Binjai dengan Pemko Didorong Hadapi Tantangan Digital
kolaborasi OKP Binjai menjadi fokus utama Ketua DPD KNPI Kota Binjai, Ibrahim Bazhier, pada Minggu (21/6) di Binjai. Ia mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP) untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Binjai agar daerah tidak tergerus tantangan digital dan kesejahteraan masyarakat semakin terjaga.
Ajak OKP bersinergi dengan Pemko
Kolaborasi OKP Binjai dinilai penting untuk menjawab persoalan yang dihadapi generasi muda. Ibrahim menekankan, kerja sama antara OKP dan Pemko perlu konkret, terukur, dan berkelanjutan demi kemajuan daerah.
"Mari kita jadikan organisasi kepemudaan sebagai wadah pengabdian dan kontribusi. Saatnya seluruh OKP bergandengan tangan, berkolaborasi dengan Pemko Binjai, serta bersama-sama menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat dan generasi muda," kata Ibrahim.
Tantangan pemuda di era digital
Menurut Ibrahim, tantangan pemuda saat ini semakin kompleks. Isu yang disebutkan meliputi ketersediaan lapangan kerja, penyalahgunaan narkoba, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.
Untuk itu, Kolaborasi OKP Binjai perlu diarahkan pada penguatan keterampilan digital, program pemberdayaan ekonomi, dan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkotika. Langkah-langkah ini dimaksudkan agar pemuda mampu beradaptasi dan berkontribusi nyata.
Peran strategis organisasi kepemudaan
Ibrahim menegaskan peran OKP sebagai mitra pembangunan. Organisasi kepemudaan berfungsi sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.
"Kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari besarnya struktur atau banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari kemampuan membangun kepercayaan, sinergi, dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder, termasuk Pemerintah Kota Binjai,"
Ia menambahkan bahwa semangat persatuan harus dikedepankan di atas perbedaan. Dengan demikian, OKP dapat memainkan peran lebih proaktif dalam perumusan dan pelaksanaan program publik.
Langkah konkret dan prospek ke depan
Pemantapan kolaborasi OKP Binjai disarankan mencakup pelatihan keterampilan digital, penyusunan program bersama Pemko, serta mekanisme evaluasi berkala. Kerja yang terstruktur dapat mempercepat dampak positif bagi generasi muda dan masyarakat luas.
Ke depan, keberlanjutan sinergi antara OKP dan Pemko menjadi penentu efektivitas kebijakan lokal. Jika terwujud, kolaborasi ini diharapkan meningkatkan daya saing sumber daya manusia dan mengurangi masalah sosial di kalangan pemuda.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Amankan 3 Motor Berknalpot Brong Saat Patroli
Timsus Dayok Mirah Polres Pematangsiantar mengamankan tiga motor berknalpot brong saat patroli malam dan men...
Dr H Firmansyah Aklamasi Ketua Permasa Periode 2026-2029
Dr H Firmansyah kembali terpilih aklamasi sebagai Ketua Permasa periode 2026–2029 dalam Musyawarah Ke-2 di P...
SIT Nurul Fikri Aceh Gelar Seminar Parenting dan Bazar Buku
SIT Nurul Fikri Aceh menggelar Seminar Parenting dan bazar buku pada 20 Juni untuk memperkuat sinergi keluar...
PSSI Aceh Buka Pendaftaran Festival Sepakbola U-10/U-12
PSSI Aceh membuka pendaftaran Festival Sepakbola Piala Presiden U-10 dan U-12 yang berlangsung di Banda Aceh...
Pematangsiantar Buka FASI XIII Provsu 2026, Wesly Tekankan Toleransi
Wali Kota Wesly buka FASI XIII Provsu 2026 di Pematangsiantar; acara tekankan toleransi, pelantikan BKPRMI,...
Pemuda Muslimin Deliserdang Dilantik dan Gelar Khitanan Massal 50 Anak
Pengurus Pemuda Muslimin Deliserdang masa jihad 2026–2031 dilantik Sabtu (20/6); acara juga menggelar khitan...