Aceh Jalin Kolaborasi AICRF-BEM UI untuk Pemulihan Pendidikan
BANDA ACEH, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menerima audiensi pengurus Yayasan Ketangguhan Komunitas Aceh Indonesia (AICRF) bersama perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di Ruang Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Jumat (26/6). Pertemuan membahas rencana kolaborasi program kemanusiaan dan penguatan ketangguhan masyarakat, khususnya untuk sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana di Aceh.
Rencana program dan cakupan
Dalam pertemuan hangat itu, AICRF memperkenalkan kemitraan dengan BEM UI yang akan menjalankan pilot project di Aceh. Program dirancang untuk langsung menjawab kebutuhan dasar dan kapasitas komunitas pascabencana.
Poin utama program meliputi:
- Pemulihan akses air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.
- Penyaluran bantuan kebutuhan dasar kepada 300 murid sekolah dasar.
- Pelatihan ketahanan bagi komunitas pascabencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
AICRF dan pengalaman respons bencana
Ketua AICRF, Imran SE M.SM, menjelaskan bahwa organisasi ini adalah lembaga nirlaba yang berfokus pada penguatan ketangguhan komunitas menghadapi bencana, krisis sosial, dan tantangan pembangunan berkelanjutan. AICRF juga terlibat aktif dalam respons terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh sejak November 2025.
Dukungan Dinas Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Aceh menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai kolaborasi ini relevan untuk pemulihan pendidikan pascabencana. Ia menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak agar pemulihan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Kami menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif AICRF bersama BEM UI yang memiliki kepedulian terhadap pemulihan pendidikan pascabencana di Aceh.
Murthalamuddin menambahkan bahwa kerja sama antara pemerintah, lembaga masyarakat, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lain menjadi kunci untuk mempercepat pemulihan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa depan.
Peserta audiensi
Audiensi dihadiri oleh Ketua AICRF, Imran SE M.SM, didampingi Sekretaris Dewi Phoennadiyani, SKM M.Kes, dan Dylan Edward Williams serta pengurus BEM UI lainnya, bersama jajaran Dinas Pendidikan Aceh.
Kolaborasi ini diarahkan untuk menjawab kebutuhan mendesak di lapangan dan memperkuat ketahanan pendidikan serta komunitas terdampak bencana di Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Warga Sergai Laporkan Penyalahgunaan Barcode Pertalite ke Polres
Warga Sergai melapor ke Polres Tebingtinggi karena menduga barcode Pertalite miliknya dipakai pihak lain tan...
Wabup Aceh Besar Perkuat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Jantho
Wabup Aceh Besar pimpin rakor pengendalian inflasi di Jantho, minta OPD pantau harga dan pasokan bahan pokok...
Taput Rayakan Hari Jadi ke-81, Bupati Paparkan Prioritas Pertanian
Bupati Jonius paparkan capaian dan prioritas pembangunan berbasis pertanian pada puncak Hari Jadi ke-81 Tapa...
Bupati Muharram Minta Kafilah Siap untuk MTQ Aceh Besar ke-35
Bupati Muharram Idris minta kafilah 23 kecamatan bersiap menyukseskan MTQ Aceh Besar ke-35 yang dibuka 24 Ok...
Wabup Sergai Tegaskan Disiplin, Etika Kerja dan Etika Medsos ASN
Wabup Sergai minta ASN tingkatkan disiplin, jaga etika kerja, dan berhati-hati di media sosial; sekaligus be...
Bupati dan Wabup Dukung Turnamen Sepakbola Sukasari Cup 2026
Bupati dan Wabup Sergai menutup Sukasari Cup 2026 dan mendukung turnamen sebagai sarana pembinaan olahraga s...