Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur, 4 Damkar Dikerahkan
Aceh Timur — Sebuah sumur minyak tradisional di Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, kembali terbakar pada Minggu (13/9) sekitar pukul 12.00. Api dan asap membumbung tinggi melewati pucuk pohon sawit, membakar semak-semak, dan meluas ke area pertanian di sekitarnya. Penyebab kebakaran belum diketahui, namun empat unit armada pemadam kebakaran telah dikerahkan.
Kronologi dan penanganan
Saksi mata melaporkan kobaran api yang besar dan cepat menjalar di lahan kosong dan kebun sawit. Warga sempat panik dan berusaha menyelamatkan diri ketika api membumbung hingga puluhan meter.
Dalam waktu singkat, pihak berwenang setempat menerjunkan empat unit damkar ke lokasi. Camat Darul Ihsan melaporkan kejadian tersebut ke pimpinan, dan tembusan laporan disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Riwayat lokasi
Lokasi kejadian merupakan titik pengeboran minyak ilegal yang telah menimbulkan masalah sebelumnya. Menurut catatan setempat, ini merupakan kebakaran ketiga di area yang sama sejak aktivitas pengeboran itu dimulai.
Mengenai korban jiwa dan kerusakan pemukiman, Camat Darul Ihsan, Rafli, menyatakan bahwa kebakaran terjadi di lahan kosong sehingga tidak mengenai rumah warga.
"Tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah warga yang terbakar, karena lokasinya persis di lahan kosong atau kebun sawit."
Keterangan petugas pemadam
Kasi Operasi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Aceh Timur, Faisal, menjelaskan bahwa kobaran api cukup besar dan sempat membakar tanaman keras di sekitar lokasi, termasuk pohon sawit. Ia menambahkan bahwa titik api tidak hanya muncul pada satu lokasi saja.
"Api berkobar hebat dan dilaporkan membumbung tinggi hingga menghanguskan tanaman keras di sekitar lokasi, seperti tanaman sawit. Titik kebakaran juga terdapat di beberapa lokasi, bukan satu titik."
Situasi saat ini dan catatan
Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum diumumkan oleh pihak berwenang. Dampak lengkap kejadian, termasuk kerugian materiil, juga belum dirilis.
Kasus berulang di lokasi pengeboran ilegal ini menyorot potensi risiko kebakaran dan bahaya lingkungan. Pihak terkait telah menerima laporan dan menurunkan sumber daya pemadaman untuk meredakan api serta mencegah meluasnya kebakaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ingin Jaya Juara Fahmil Quran Putra MTQ Aceh Besar 2026
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya juarai Fahmil Quran Putra MTQ XXXV Aceh Besar 2026 dengan nilai 1.175, diumumka...
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...
Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Dikmas untuk Dukung Operasi Patuh Toba
Sat Lantas Polres Labuhanbatu gelar Dikmas bagi pelajar di Rantauprapat sebagai dukungan Operasi Patuh Toba...
Kapolres Dairi Turun Bagikan Helm pada Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Dairi turun langsung mengatur lalu lintas dan membagikan helm di Simpang Empat Sidikalang dalam Ope...
Polres Sibolga Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Polres Sibolga menggelar apel kesiapsiagaan pada 29 Oktober untuk memastikan personel dan sarana siap tangan...
Gema Kreasi Gelar Seminar Cegah Diabetes Sejak Dini di MAN 3 Medan
Gema Kreasi menggelar seminar 'Cegah Diabetes Sejak Dini' di MAN 3 Medan untuk edukasi kesehatan dan membuka...