Lokal

Kebakaran Landa Kebun Sawit di Trumon, Kerugian Diperkirakan Rp300 Juta

Bagikan:
Asap dan lahan hangus usai kebakaran kebun sawit di Desa Gampong Tengah, Aceh Selatan

Trumon, Aceh Selatan — Kebakaran melanda kebun kelapa sawit milik Mukhsin di Desa Gampong Tengah, Kemukiman Bulohseuma, Kecamatan Trumon, Minggu (12/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Api menghanguskan dua pondok, satu unit mobil, genset, dan sejumlah perlengkapan pertanian. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.

Kerugian dan barang yang terbakar

Peristiwa terjadi saat lokasi kebun dalam kondisi kosong, sehingga tidak ada saksi yang menyaksikan titik awal api. Pemilik kebun melaporkan bahwa api baru terdeteksi setelah membesar dan merambat ke bangunan dan peralatan.

  • Dua unit pondok kebun hangus;
  • Satu unit mobil Ford Ranger Double Cabin terbakar;
  • Dua unit genset ikut terbakar;
  • Sejumlah perlengkapan pertanian rusak total.

Diduga berasal dari sisa pembakaran lahan

Mukhsin menyampaikan dugaan sementara mengenai sumber api. Menurutnya, beberapa pekan lalu terdapat pembakaran lahan di dekat lokasi yang kini terbakar.

"Kami baru mengetahui setelah api sudah membesar. Saat itu tidak ada orang di lokasi sehingga tidak ada yang mengetahui awal kebakaran," kata Mukhsin.

Lokasi bekas pembakaran itu berada sekitar 150 meter dari pondok yang terbakar. Mukhsin menduga masih ada bara yang tersisa dan kemudian memicu kebakaran baru, namun ia menegaskan bahwa hal itu masih bersifat dugaan.

"Itu baru dugaan. Kami berharap penyebab pastinya dapat dipastikan melalui penyelidikan pihak berwenang," ujarnya.

Penyelidikan dan kondisi terkini

Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum dikonfirmasi. Aparat setempat masih melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber api dan kronologi lengkap kejadian.

Pemilik berharap hasil penyelidikan bisa menjelaskan asal api dan memberi dasar bagi upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di areal perkebunan lain.

Catatan: Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dampak material cukup besar bagi pemilik kebun dan perlu perhatian dari pengelola lahan serta aparat setempat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait