Kapolri Cup 2026 Ditutup, Listyo Sigit Dorong Atlet ke Internasional
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 secara resmi di GOR Universitas Negeri Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026. Turnamen yang berlangsung sejak 27 Juli 2026 ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet menuju kompetisi internasional. Penutupan menandai berakhirnya rangkaian enam hari pertandingan yang melibatkan beragam peserta dari klub hingga instansi pemerintah.
Penutupan dan pernyataan Kapolri
Pada upacara penutupan, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada semua pihak penyelenggara dan peserta. Ia menegaskan Kapolri Cup masuk kalender nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), sehingga memberi peluang tambah poin bagi atlet.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh klub dan seluruh pemain yang telah memeriahkan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026. Terima kasih juga kepada Ketua Umum PBSI karena Kapolri Cup menjadi salah satu event nasional yang diperhitungkan menambah poin bagi atlet menuju kelas internasional,"
Kapolri menutup secara resmi setelah semua pertandingan rampung digelar. Ia berharap kejuaraan berlanjut menghasilkan atlet berprestasi bagi Indonesia.
Partisipasi dan penyelenggaraan
Kejuaraan diikuti 1.219 peserta dari berbagai kategori. Turnamen terselenggara atas kolaborasi Polri, PBSI, dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Peserta datang dari klub bulu tangkis, Polda, Polres, kementerian, lembaga, dan masyarakat umum.
Panitia menyelenggarakan pertandingan selama enam hari dengan format kompetisi berjenjang. Penyelenggaraan ini sekaligus memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan membuka ruang kompetisi bagi atlet muda serta atlet disabilitas.
Data ringkas turnamen
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Tanggal | 27 Juli–1 Agustus 2026 |
| Lokasi | GOR Universitas Negeri Jakarta |
| Peserta | 1.219 peserta |
| Penyelenggara | Polri, PBSI, NPCI |
Makna dan langkah ke depan
Polri menegaskan komitmen mendukung pembinaan olahraga nasional secara berkelanjutan. Penyelenggaraan Kapolri Cup menjadi salah satu langkah memfasilitasi pembinaan dan pemantauan talenta lokal secara sistematis.
Dengan masuknya event ini dalam kalender nasional PBSI, para atlet berkesempatan mendapatkan pengakuan dan poin yang mendukung peluang tampil di level internasional. Ke depan, penyelenggara diharapkan meningkatkan kualitas teknis dan jangkauan peserta untuk memperkuat ekosistem pembinaan bulu tangkis nasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Leica Al Humaira Lubis Sumbang Perunggu ke-4 untuk Indonesia
Leica Al Humaira Lubis raih perunggu kumite +68kg di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 usai kalahkan wakil Kirgi...
Srikandi Bulutangkis Putri Singgah ke Rumah Indonesia Usai Menang
Tim Putri Badminton Indonesia singgah ke Rumah Indonesia untuk makan dan melepas rindu setelah menang 3-0 at...
Indonesia Naik ke Peringkat 8 di Klasemen Asian Games 2026
Indonesia naik ke peringkat delapan klasemen Asian Games 2026 setelah meraih 1 perak dan 3 perunggu hingga 2...
Seraf Naro Siregar Sabet Perunggu, Medali Pertama Indonesia di Asian Games
Seraf Naro Siregar merebut medali perunggu nomor Men’s Changquan dan menjadi peraih medali pertama Indonesia...
Soft Tennis Beregu Putra Raih Medali Perunggu di Asian Games 2026
Tim soft tennis beregu putra Indonesia meraih medali perunggu setelah kalah 0-2 dari Jepang di semifinal Asi...
Moyes Enggan Bicarakan Eropa Meski Everton Tak Terkalahkan
Moyes meminta Everton tak bicara soal Eropa meski tak terkalahkan; ia khawatir pengalaman musim lalu dan efe...