Kapolres Aceh Selatan Minta Mahasiswa Bijak Gunakan Media Sosial
TAPAKTUAN – Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadlianshah, memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Politeknik Aceh Selatan (Poltas) di Aula Polres Aceh Selatan, Rabu (7/10). Kegiatan bertujuan mendorong generasi muda memahami tantangan era digital, termasuk bahaya narkotika, kejahatan siber, dan penyebaran hoaks.
Kuliah umum interaktif di Poltas
Kegiatan berlangsung interaktif dan diikuti mahasiswa baru Poltas. Kapolres membahas berbagai persoalan yang kerap mengancam generasi muda di dunia digital.
Dalam penyampaian materi, ia menyoroti pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Poin penting: bahaya digital dan tanggung jawab
Kapolres mengingatkan beberapa ancaman utama bagi mahasiswa, antara lain penyalahgunaan narkotika, penipuan digital, kejahatan siber, hoaks, serta perundungan atau bullying. Ia menekankan bahwa sikap bijak harus dimulai dari penggunaan media sosial.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal positif seperti mendukung proses belajar, berkarya, membangun jaringan, dan mengembangkan potensi diri.
"Setiap informasi harus disaring dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dipercaya maupun dibagikan kepada orang lain. Jadilah pengguna media sosial yang bijak, santun dan bertanggung jawab, serta manfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya dan membangun masa depan,"
Pesan itu menegaskan pentingnya literasi digital dan sikap kritis terhadap konten yang beredar.
Sesi tanya jawab: dialog dua arah
Usai penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berjalan interaktif. Sejumlah mahasiswa baru mengajukan pertanyaan terkait persoalan yang mereka hadapi.
Kapolres merespons langsung dengan memberikan penjelasan praktis dan solusi sederhana untuk menghadapi masalah tersebut.
Tanggapan kampus dan harapan ke depan
Direktur Politeknik Aceh Selatan, Ir. Nuzuli Fitriadi, menyambut baik inisiatif pembekalan tersebut. Ia menilai kegiatan memberi wawasan hukum dan sosial yang penting bagi mahasiswa sejak awal perkuliahan.
"Kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai berbagai persoalan hukum dan sosial yang perlu dipahami sejak dini,"
Kapolres juga berharap mahasiswa baru menjadi generasi berkarakter, cerdas, taat hukum, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif. Ia mengajak mahasiswa menjauhi narkotika, tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
Kegiatan diakhiri dengan suasana komunikasi yang hangat antara aparat kepolisian dan civitas akademika, membuka peluang kerja sama lebih lanjut dalam membangun literasi digital dan keamanan kampus.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Groundbreaking Huntap di Aceh Tamiang, Target 2.399 Unit 2026
Pemerintah memulai pembangunan 178 huntap di Alur Jambu, Aceh Tamiang, bagian dari target 2.399 unit pada 20...
Medan: Polrestabes Gagalkan Peredaran Vape Getar, Pemko Gandeng KPK
Polrestabes Medan menangkap pelaku dan menyita 450 bungkus vape getar; warga Medan Belawan hidup di dapur se...
PKA Sumut Belajar Tata Kelola Lingkungan ke DLH DKI
Puluhan calon pemimpin administrator Sumut mengikuti Studi Lapangan PKA ke DLH DKI Jakarta untuk mempelajari...
Aris Rinaldi Nasution Terpilih Kembali Ketua Forwakum Sumut 2026-2029
Aris Rinaldi Nasution kembali terpilih sebagai Ketua Forwakum Sumut 2026–2029 setelah unggul tipis dalam pem...
Polantas Karib: Sat Lantas Pematangsiantar Edukasi 60 Anak TK soal Lalu Lintas
Sat Lantas Polres Pematangsiantar menggelar Polantas Karib untuk 60 anak TK, mengajarkan rambu lalu lintas,...
Musda Golkar Aceh Tenggara: Karpet Merah untuk Kepengurusan Baru
DPD II Golkar Aceh Tenggara menggelar Musda ke-X pada 8-9 Oktober untuk menentukan kepengurusan baru dan ara...