Iran Tetap Optimistis Menjelang Piala Dunia 2026
Jakarta — Tim Nasional Iran tetap optimistis menghadapi Piala Dunia 2026 meski menghadapi kendala nonteknis menjelang turnamen. Pelatih Amir Ghalenoei menegaskan skuad siap tampil maksimal di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada Juni 2026.
Optimisme di tengah hambatan lokasi latihan
Ghalenoei mengatakan tim membawa ambisi besar untuk menunjukkan kualitas di panggung dunia. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat, 12 Juni 2026.
"Kami datang ke Piala Dunia dengan ambisi besar. Para pemain siap memberikan yang terbaik untuk rakyat Iran dan menunjukkan kualitas kami di panggung dunia," kata Ghalenoei dikutip, Jumat, 12 Juni 2026.
Keputusan ini muncul setelah Iran memindahkan kamp latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko. Pemindahan dilakukan karena menghadapi kendala logistik dan perizinan perjalanan.
Persiapan akhir dan latihan terbuka
Meski lokasi latihan berubah, Iran dipastikan tetap mengikuti seluruh pertandingan fase grup sesuai jadwal FIFA. Otoritas Amerika Serikat telah memberikan izin masuk bagi para pemain untuk laga yang digelar di wilayah AS.
Sebagai bagian persiapan, Iran menggelar sesi latihan terbuka perdana di Tijuana pada Kamis, 11 Juni 2026. Latihan itu menampilkan pemain yang sedang pemulihan pasca uji coba melawan tim U-21 Club Tijuana dan disaksikan pendukung lokal.
Jadwal Grup G
Iran tergabung di Grup G dan memulai perjuangan pada pertengahan Juni. Berikut jadwal fase grup yang akan dijalani Iran:
- 15 Juni — vs Selandia Baru di Los Angeles
- 21 Juni — vs Belgia
- 26 Juni — vs Mesir di Seattle
Ambisi dan prospek
Ghalenoei sebelumnya menegaskan keyakinannya pada generasi pemain saat ini. Ia berharap tim mampu menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Meski tantangan nonteknis sempat mengganggu rencana, manajemen tim dan pelatih menegaskan fokus pada persiapan teknis dan fisik. Tim akan terus beradaptasi dengan kondisi lapangan dan logistik selama turnamen.
Konteks turnamen
Piala Dunia 2026 resmi dimulai di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen kali ini menggunakan format baru yang melibatkan 48 negara, jumlah peserta terbanyak dalam sejarah ajang tersebut.
Dengan jadwal padat dan format baru, Iran berharap kombinasi persiapan matang dan semangat tinggi bisa membawa mereka melaju lebih jauh dari sebelumnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Osaka Atasi Timofeeva, Melaju ke Babak Kedua China Open 2026
Naomi Osaka menang 6-3, 3-6, 6-3 atas Maria Timofeeva dan melaju ke babak kedua China Open 2026 di Beijing.
Sixers Mulai Bangun Chemistry Jelang Musim NBA 2026-2027
Sixers menggelar pemusatan latihan tiga hari untuk mempercepat chemistry tim menjelang musim NBA 2026-2027,...
Aditya Tri Syahria Gagal di Final Speed Asian Games 2026
Aditya Tri Syahria gagal di final speed Asian Games 2026 akibat false start; ia ambil pelajaran dan fokus ke...
Bintang/Sofyan Tantang Wakil Qatar di Final Voli Pantai Asian Games
Bintang/Sofyan ke final voli pantai Asian Games 2026 dan akan menghadapi wakil Qatar, Cherif Samba/Ahmed Jan...
Prancis vs Italia: Zidane Jalani Laga Kandang Perdana
Prancis menjamu Italia di Stade de France, Jumat 2 Oktober 2026; laga ini jadi pertandingan kandang pertama...
Duo Esposito Jadi Senjata Mancini Hadapi Prancis
Mancini diprediksi menurunkan kakak-beradik Esposito melawan Prancis pada 3 Oktober, setelah Kean absen; Kay...