Integrasi SIBI ke SLiMS Perluas Akses Buku Digital
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengintegrasikan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) dengan Senayan Library Management System (SLiMS) untuk memperluas akses buku digital. Pengumuman itu disampaikan sejalan upaya mempercepat layanan perpustakaan digital pada Jumat, 29 Mei 2026.
Akses langsung ke koleksi digital
Dengan integrasi ini, koleksi digital SIBI dapat diakses langsung melalui katalog SLiMS. Pengguna tidak perlu berpindah platform saat mencari dan membaca buku digital. Hal ini memudahkan masyarakat menemukan bahan bacaan bermutu dari satu antarmuka tunggal.
Manfaat bagi pustakawan dan pengelolaan metadata
Integrasi juga membantu pustakawan mengelola metadata koleksi secara lebih sistematis. Proses pencarian informasi menjadi lebih cepat dan efisien. Dengan metadata terstandarisasi, katalog perpustakaan sekolah dapat menampilkan informasi yang lebih konsisten dan mudah dicari.
Keterangan pejabat pendidikan
Integrasi SIBI dan SLiMS memperluas akses buku bermutu bagi masyarakat. Buku kini dapat diakses tanpa harus datang ke perpustakaan.
Pernyataan di atas diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, saat menjelaskan tujuan integrasi. Menurut Suharti, langkah ini membuka akses literasi tanpa batasan jarak dan wilayah.
Koleksi SIBI dan rekomendasi pemerintah
SIBI menyediakan berbagai buku teks dan nonteks untuk seluruh jenjang pendidikan nasional. Seluruh koleksi dapat dibaca dan diunduh secara gratis oleh masyarakat. Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno, menegaskan koleksi tersebut telah mendapat rekomendasi kelayakan dari pemerintah.
Buku di SIBI telah memperoleh rekomendasi kelayakan dari pemerintah. Koleksinya mencakup buku teks utama seluruh jenjang pendidikan.
Dampak pada sekolah dan perpustakaan
SLiMS sudah banyak digunakan oleh perpustakaan sekolah di dalam dan luar negeri. Integrasi diharapkan mempercepat transformasi layanan perpustakaan berbasis digital nasional. Sekolah dengan keterbatasan koleksi fisik dapat memanfaatkan akses digital untuk menunjang proses pembelajaran.
Ringkasan manfaat
- Akses satu pintu ke koleksi digital SIBI melalui SLiMS.
- Peningkatan efisiensi pencarian dan pengelolaan metadata.
- Dukungan koleksi sesuai rekomendasi pemerintah untuk pendidikan.
Ke depan, Kemendikdasmen berharap integrasi ini memperluas pemerataan literasi dan mendukung layanan perpustakaan digital yang lebih modern dan inklusif.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...