Iko Uwais Jadi Antagonis di Film Aksi Tiongkok Wings of Dread
Iko Uwais kembali tampil di layar internasional sebagai tokoh antagonis utama dalam film aksi-thriller Tiongkok berjudul Wings of Dread. Film yang sudah tayang eksklusif di platform iQIYI sejak 3 Juli 2026 ini menempatkan Iko sebagai pemimpin kelompok pembajak pesawat, menghadapi konflik langsung dengan seorang air marshal bernama Gu Chaoyang yang diperankan Ashton Chen.
Peran dan alur singkat
Iko Uwais berperan sebagai otak kelompok bersenjata yang membajak sebuah penerbangan komersial. Cerita dimulai ketika Gu Chaoyang, sang air marshal, sedang melakukan perjalanan pulang usai bulan madu. Situasi berubah dramatis ketika kabin pesawat dikuasai oleh para pembajak.
Aksi di ruang sempit: intens dan brutal
Dengan latar utama di dalam kabin pesawat, Wings of Dread menonjolkan pertarungan jarak dekat yang cepat dan penuh tekanan. Trailer menampilkan adegan-adegan brutal dalam ruang sempit, memberi nuansa mencekam yang kontras dengan pengaturan pesawat komersial.
Perpaduan gaya bela diri
Film ini memadukan dua gaya bela diri yang berbeda di layar lebar. Silat khas Iko Uwais dipadukan dengan kungfu modern ala Ashton Chen, menghasilkan duel yang dinamis dan visualnya sering dibandingkan dengan atmosfer The Raid—film yang selama ini melekat pada nama Iko.
Rilis dan ketersediaan
Wings of Dread tersedia secara eksklusif di layanan streaming iQIYI sejak 3 Juli 2026, namun saat ini hanya dapat diakses di platform versi Tiongkok. Informasi resmi mengenai penayangan internasional masih terbatas.
- Platform: iQIYI (eksklusif wilayah Tiongkok sejak 3 Juli 2026)
- Rencana rilis Indonesia: diumumkan akan hadir di bioskop pada Agustus 2026, namun jadwal resmi belum dirilis
Dampak dan antisipasi
Penampilan Iko sebagai antagonis menarik perhatian penggemar film laga. Karakternya disebut-sebut mengingatkan pada peran-peran antagonis yang pernah dimainkan sebelumnya, sekaligus memperlihatkan fleksibilitas Iko di luar peran protagonis. Kehadiran dua bintang aksi Asia ini diperkirakan akan meningkatkan minat penonton terhadap tontonan laga yang mengedepankan koreografi dan pertarungan intens.
Meski tema pembajakan pesawat bukan hal baru dalam genre laga, Wings of Dread berupaya menyajikan dinamika baru lewat setting kabin yang sempit dan kolaborasi dua gaya bela diri berbeda, membuat film ini menjadi sorotan bagi penggemar aksi dan perfilman Asia.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Visinema Siapkan Film Kolosal "Perang Jawa", Syuting 2027
Visinema umumkan film kolosal "Perang Jawa" tentang Pangeran Diponegoro; syuting 2027 dan tayang 2028, denga...
Disney Adaptasi 'The Dallergut Dream Department Store' ke Layar Lebar
Disney mengadaptasi novel Korea 'The Dallergut Dream Department Store' menjadi film; Patrick Ness ditunjuk s...
Lisa Rilis Cuplikan 'SaWaDiKa' Jelang EP 'PRESS PLAY'
Lisa rilis cuplikan single 'SaWaDiKa' pada 25 Agustus 2026 sebagai pra-rilis menuju EP 'PRESS PLAY' yang ril...
Mawar de Jongh Rilis Single Baru 'KAN' dengan Warna Musik Berbeda
Mawar de Jongh merilis single 'KAN' berwarna musik baru yang bercerita tentang nasihat sahabat yang diabaika...
The Last House Tayang di Netflix: Keluarga Terjebak dalam Rumah
The Last House tayang di Netflix 7 Agustus 2026; kisah keluarga yang terjebak di rumah dan harus bertahan me...
Dolly Parton Wafat pada Usia 80, Warisan Musik & Filantropi
Dolly Parton meninggal pada 25 Agustus 2026 di usia 80 tahun, meninggalkan warisan musik, bisnis Dollywood,...