Honda CUV e Jadi Andalan Pengawalan JAKIM 2026
Jakarta — PT Wahana Makmur Sejati (WMS) bersama PT Astra Honda Motor (AHM) menyediakan 30 unit Honda CUV e: untuk mendukung operasional tim medis pada Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026. Kegiatan berlangsung pada 13-14 Juni 2026, dengan rute dari Monumen Nasional (Monas) ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Dukungan operasional untuk tim medis
Penyediaan 30 unit Honda CUV e: ditujukan sebagai kendaraan operasional tenaga medis sepanjang rute lomba. Kendaraan listrik itu memudahkan petugas bergerak cepat antar titik penonton dan lintasan, sehingga respons darurat menjadi lebih singkat.
Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan melintas di area padat menjadikan CUV e: pilihan praktis untuk pengawalan medis. WMS menempatkan kendaraan ini di titik strategis untuk memastikan pelayanan medis dapat menjangkau peserta secara efisien.
Alasan penggunaan kendaraan listrik
Honda CUV e: dipilih karena karakter berkendara yang senyap, responsif, dan bebas emisi. Hal ini membantu menciptakan suasana lomba yang nyaman bagi pelari dan penonton. Selain itu, penggunaan EV mengurangi polusi udara di area penyelenggaraan acara.
Menurut penyelenggara, mobilitas yang cepat dan ramah lingkungan kini menjadi kebutuhan acara skala besar. Kehadiran kendaraan listrik mendukung tujuan tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan teknologi dalam situasi lapangan.
Edukasi publik dan komitmen berkelanjutan
WMS menyatakan dukungan ini juga bertujuan mengenalkan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat. Kehadiran CUV e: di ajang internasional memberi kesempatan langsung bagi publik melihat dan merasakan teknologi EV dalam konteks nyata.
"Kami mendukung penuh terselenggaranya Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 melalui penyediaan line up EV Honda yaitu Honda CUV e: sebagai kendaraan operasional tenaga medis. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen kami sebagai Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, untuk menghadirkan solusi mobilitas yang ramah lingkungan," ujar Andra Friandana, Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati.
Menurut Andra, keterlibatan WMS juga memperkuat pesan gaya hidup berkelanjutan dan upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau di wilayah Jakarta–Tangerang.
Implikasi dan langkah ke depan
Partisipasi dalam JAKIM 2026 menjadi bukti bahwa kendaraan listrik dapat diterapkan dalam operasi lapangan berskala besar. Keberhasilan ini berpotensi mendorong adopsi EV di kegiatan publik lain seperti festival, konser, dan event olahraga.
Ke depan, penyelenggara acara dan pihak swasta diharapkan semakin mengintegrasikan solusi mobilitas ramah lingkungan untuk mengurangi jejak karbon dan meningkatkan respons layanan darurat.
Informasi terkait liputan berita dan kanal resmi acara dapat diakses melalui Google News dan WhatsApp Channel penyelenggara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Vario Evo 160 Curi Perhatian di AHDC Purwokerto, Decksa Tercepat
Decksa Almer jadi tercepat di kelas baru Vario Evo 160 cc pada AHDC Purwokerto dengan catatan 1:01.930 pada...
Vario Evo 160 Jadi Sorotan di AHDC Purwokerto, Decksa Tercepat
Decksa Almer Alfarezel menang di kelas baru Vario Evo 160 cc Standar Pemula pada AHDC Purwokerto 16 Agustus...
Honda Daya Jayadi Siap Tampil di AHDC 2026 Purwokerto
Honda Daya Jayadi Racing Team akan berlaga di AHDC 2026 Purwokerto pada 14–15 Agustus, menurunkan Agam Abdil...
Recaro Juara EMMA Asia 2025 Perkuat Posisi di Bandung
Recaro Audio Specialist raih 2nd dan 3rd Champion di EMMA Asian Finals 2025, mengokohkan posisi sebagai spes...
Suzuki Serahkan 26 XL7 ke Konsumen, Wakili Ratusan Pesanan
Suzuki menyerahkan 26 unit XL7 kepada konsumen pertama pada 15 Agustus 2026, diikuti lebih dari 1.300 pemesa...
Jelang AHDC 2026 Purwokerto, Ramadhipa Beri Inspirasi di SMK Muhammadiyah 3
Menjelang AHDC 2026, pembalap Muhammad Kiandra Ramadhipa mengunjungi SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto memberi m...