Otomotif

Harga BBM Pertamina Turun Lagi, Daftar Lengkap per 21 Agustus 2026

Bagikan:
Ilustrasi pom bensin Pertamina dan papan harga BBM per liter

JAKARTA — Pertamina Patra Niaga mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku mulai Jumat, 21 Agustus 2026. Beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan, sementara BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap pada harga sebelumnya.

Perincian Harga BBM per 21 Agustus 2026

Penyesuaian berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Berikut daftar lengkap harga sebelum dan sesudah perubahan:

Produk Harga sebelumnya (Rp/l) Harga baru (Rp/l) Perubahan (Rp)
Pertalite (subsidi) 10.000 10.000 0
Pertamax 16.250 15.950 -300
Pertamax Green 17.000 16.600 -400
Pertamax Turbo 19.300 18.300 -1.000
Dexlite 19.700 19.700 0
Pertamina Dex 21.150 21.150 0
Biosolar (subsidi) 6.800 6.800 0

BBM Subsidi Tetap

Harga BBM bersubsidi tidak berubah. Pertalite masih dipatok sebesar Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter. Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tersebut tidak naik hingga akhir 2026.

Alasan Penyesuaian

Pertamina Patra Niaga menyatakan penyesuaian mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah. Perubahan ini mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

"Perubahan harga turut mempertimbangkan perkembangan harga rata-rata minyak dunia dan nilai tukar rupiah,"

pernyataan tersebut disampaikan oleh VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.

Dampak dan Catatan

Penurunan harga pada produk nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo bisa sedikit meringankan biaya bagi pengguna kendaraan pribadi dan komersial yang memakai produk tersebut. Namun pengguna BBM subsidi tidak merasakan perubahan harga.

Pertamina dan pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar minyak global dan nilai tukar untuk menentukan kebijakan harga berikutnya. Konsumen disarankan mengecek daftar harga resmi di SPBU saat pembelian.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait