Golden Knights 5-4 Hurricanes, Unggul 1-0 di Final Stanley Cup
Vegas Golden Knights membuka Final Stanley Cup 2026 dengan kemenangan dramatis atas Carolina Hurricanes, 5-4, pada Game 1 di Lenovo Center, Raleigh, Sabtu malam. Kemenangan ini membuat Vegas unggul 1-0 dalam seri best-of-seven.
Jalannya pertandingan
Hurricanes mengejutkan lebih dulu ketika Nikolaj Ehlers mencetak gol hanya 25 detik setelah laga dimulai. Ehlers menambahkan gol keduanya pada menit 12:08, membawa Carolina memimpin 2-0 pada periode pertama.
Vegas segera merespons melalui Shea Theodore yang memanfaatkan umpan McNabb dan melepaskan slap shot yang menembus jala Frederik Andersen. Periode kedua menjadi milik Golden Knights, saat Ivan Barbashev dan William Karlsson masing-masing mencetak gol untuk membalikkan keadaan.
Namun Carolina tak menyerah. Jordan Staal menyamakan skor menjadi 3-3, lalu pertandingan berlanjut ketat hingga periode ketiga. Brett Howden kembali memberi keunggulan pada Vegas, yang kemudian dibalas oleh Shayne Gostisbehere untuk membuat skor imbang 4-4.
Ketegangan memuncak ketika laga nyaris berlanjut ke perpanjangan waktu. Pada momen krusial itu, Tomas Hertl muncul sebagai penentu dengan gol yang tercipta pada sisa waktu 3 menit 24 detik, memastikan kemenangan 5-4 bagi Golden Knights.
Reaksi pelatih dan pemain
Pelatih Hurricanes, Rod Brind'Amour, mengakui timnya tertekan oleh permainan lawan dan kerap terpaksa membuat kesalahan di momen penting.
"Mereka memaksa kami membuat kesalahan," ujarnya setelah pertandingan.
Sementara itu, penentu laga Tomas Hertl memuji kerja tim dan menekankan pentingnya detail dalam permainan.
"Saya bangga dengan upaya tim, bukan hanya soal gol melainkan detail permainan," ucap Hertl.
Hertl juga mengingatkan bahwa kemenangan Game 1 hanyalah langkah awal, dan tim harus menjaga momentum sampai menjadi juara.
Dampak dan jadwal berikutnya
Kemenangan ini memberi Golden Knights keunggulan psikologis awal dalam seri Final. Carolina masih memiliki waktu untuk bangkit, namun Game 2 yang juga digelar di Raleigh menjadi kesempatan penting untuk menahan laju lawan.
Dengan format best-of-seven, setiap kemenangan di kandang menjadi krusial. Seri akan berlanjut dan tekanan untuk meraih poin di setiap gim dipastikan meningkat bagi kedua tim.
Berita Terkait
Amri/Nita Tersingkir di Indonesia Open 2026 usai Kesalahan Sendiri
Amri Syahnawi/Nita Violina tersingkir dari Indonesia Open 2026 setelah kalah 17-21, 9-21 dari pasangan Tiong...
Adnan/Indah Gugur di 16 Besar Indonesia Open 2026
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil gugur di 16 besar Indonesia Open 2026, kalah 14-21, 21-17, 18-21 dari u...
Daftar Pemain Tertua Piala Dunia 2026: Craig Gordon 43 Tahun
Craig Gordon tercatat sebagai pemain tertua Piala Dunia 2026 (43 tahun 162 hari). Ronaldo, Modrić, dan Messi...
Adnan/Indah Terhenti di 16 Besar Indonesia Open 2026
Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tersingkir di 16 Besar Indonesia Open 2026, kalah dari unggulan pertama...
Layvin Kurzawa Resmi Tinggalkan Persib Usai Super League 2025/2026
Layvin Kurzawa mengumumkan resmi meninggalkan Persib Bandung usai Super League 2025/2026 lewat unggahan medi...
Jonatan Christie vs Alwi Farhan: Adu Senior-Junior di Indonesia Open
Jonatan Christie akan melawan Alwi Farhan di 16 besar Indonesia Open 2026 di Istora Senayan setelah Alwi men...