Festival Gita Indonesia 2026 Bangkitkan Semangat Kebangsaan
Festival Gita Indonesia 2026 digelar untuk membangkitkan semangat kebangsaan di tengah tantangan kehidupan berbangsa. Ketua Umum Pusaka Indonesia, Setyo Hajar Dewantoro, menyampaikan hal itu pada Grand Final Festival Gita Indonesia 2026 di Auditorium Abdurrahman Saleh LPP RRI, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan diselenggarakan bekerja sama antara Pusaka Indonesia dan LPP RRI sebagai upaya memperkuat kesadaran kebangsaan masyarakat.
Pesan utama: menguatkan patriotisme dan kebersamaan
Setyo menilai bangsa Indonesia sedang menghadapi masa yang tidak mudah. Oleh karena itu, menurut dia, diperlukan langkah nyata untuk menjaga rasa kebangsaan. Fokusnya adalah menguatkan patriotisme, cinta tanah air, dan kegotongroyongan agar hubungan antarwarga bangsa kembali kuat.
"Kita sama-sama tahu bahwa belakangan ini kehidupan berbangsa dan bernegara kita menghadapi masa-masa yang tidak mudah. Maka, kita harus berbuat sesuatu, membangkitkan patriotisme, cinta tanah air, dan tentu saja, menguatkan trust dan kegotongroyongan di antara kita,"
Kolaborasi penyelenggara dan tujuan acara
Setyo memberi apresiasi pada kerja sama antara Pusaka Indonesia dan LPP RRI. Menurutnya, kolaborasi itu terlaksana sebagai bagian dari upaya membangun kembali kesadaran kolektif tentang nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan seni dan budaya dipandang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar.
Lagu kebangsaan sebagai pemersatu
Dalam sambutannya, Setyo mengingatkan peran penting lagu-lagu kebangsaan dalam sejarah Indonesia. Ia menyebut karya-karya Wage Rudolf Supratman dan rekan-rekannya sebagai contoh bagaimana musik bisa menyatukan masyarakat yang majemuk. Musik disebutnya memiliki kekuatan simbolis untuk menyemai persatuan.
Harapan terhadap partisipasi pelajar
Festival ini juga menargetkan partisipasi pelajar untuk menanamkan nilai kebangsaan sejak dini. Setyo berharap gerakan seni sederhana di tingkat komunitas sekolah dapat menjadi gema yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kita berharap, acara di sini meskipun sederhana atau bersahaja, bisa menjadi gaung. Bisa menjadi gema yang membuat bangsa kita menjadi bangsa yang besar kembali,"
Dengan mengandalkan seni budaya dan keterlibatan generasi muda, penyelenggara berharap nilai-nilai nasionalisme dan kebersamaan dapat dipulihkan dan diperkuat dalam kehidupan publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...