Gangguan Berkendara Motor: Kelalaian Kecil, Risiko Besar
Pengendara sepeda motor kerap melakukan aktivitas lain saat berkendara dalam rutinitas harian, seperti melihat ponsel, menerima panggilan, merokok, atau makan. Kebiasaan ini memecah konsentrasi dan mengurangi kemampuan antisipasi terhadap situasi di jalan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Bentuk gangguan saat berkendara
Gangguan konsentrasi pada pengendara motor muncul dalam beberapa bentuk. Memahami perbedaannya membantu pengendara mengenali kapan fokusnya terancam.
- Gangguan visual: mata tidak lagi tertuju pada jalan, misalnya saat melihat telepon atau mencari barang, sehingga bisa melewatkan tanda bahaya di depan.
- Gangguan manual: tangan tidak sepenuhnya mengendalikan motor karena memegang ponsel, makanan, atau minuman, sehingga posisi untuk pengereman mendadak tidak optimal.
- Gangguan kognitif: pikiran teralihkan oleh beban pekerjaan, emosi, atau percakapan yang menyita perhatian, sehingga pengendara kurang peka terhadap perubahan kondisi lalu lintas.
Mengapa fokus menjadi kunci keselamatan
Berkendara motor membutuhkan koordinasi antara penglihatan, tangan, dan pikiran. Kondisi lalu lintas yang dinamis menuntut konsentrasi untuk membaca situasi dan mengambil keputusan dalam waktu singkat.
Ketika berkendara, kita membutuhkan konsentrasi penuh untuk mengendalikan sepeda motor sekaligus membaca kondisi di sekitar. Aktivitas lain yang dilakukan saat motor masih berjalan dapat mengalihkan perhatian, sehingga respons terhadap potensi bahaya bisa menjadi tidak optimal.
— Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora
Imbauan praktis untuk pengendara
Untuk menjaga keselamatan, biasakan menjadikan berkendara sebagai fokus utama selama perjalanan. Hindari menggunakan ponsel, makan, atau aktivitas lain saat motor melaju. Jika perlu, berhentilah di tempat yang aman sebelum melakukan aktivitas tersebut.
Memperkuat kebiasaan sederhana ini membantu meningkatkan respons saat menghadapi situasi tak terduga. Selalu utamakan keselamatan dengan prinsip #Cari_Aman setiap kali berada di jalan.
Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.
Berita Terkait
Waspadai Kampas Kopling Aus: Gejala dan Perawatan Motor
Kenali tanda kampas kopling aus: selip, akselerasi melemah, dan perpindahan gigi tak nyaman; lakukan pemerik...
TVS Ronin Agonda Meluncur di Indonesia, Harga Rp37,08 Juta
TVS meluncurkan Ronin Agonda di Jakarta (29 Okt 2026). Motor retro-modern berdesain kustom pantai ini dijual...
GIIAS Makassar 2026: Chery Pamer Listrik dan REEV 1.000 Km
Chery tampil di GIIAS Makassar 28 Okt–1 Nov 2026 dengan beberapa model listrik dan hybrid, termasuk J6T REEV...
Suzuki Bawa Mobil Hybrid ke GIIAS Makassar, Tekankan Efisiensi
Suzuki pamer beberapa model hybrid di GIIAS Makassar 28 Okt–1 Nov 2026, fokus pada efisiensi bahan bakar, te...
Harga di Bawah Rp300 Juta, Teknologi Chery Q Terasa Lebih Premium
Chery Q (Pure & Rizz) hadirkan APA, 540° camera, V2L 6,6 kW, RWD, dan electric frunk—nilai premium di kelas...
Motul Perluas MPS ke Balikpapan, Fokus Perkuat Jaringan Bengkel
Motul menggelar MPS di Balikpapan pada 21 Okt 2026 untuk memperkuat kemitraan dengan 25 bengkel dan meningka...