Futsal Mbak Adjeng Pecah Telur, Menang 5-2 atas Elano
Futsal Mbak Adjeng memutus rentetan hasil negatif dengan kemenangan 5-2 atas Elano FC Tuban pada putaran pertama Pro Futsal League 2 2026, Kamis 14 Mei 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Tim asuhan Yusup Maulana unggul lewat permainan agresif dan gol-gol krusial pada babak kedua yang mengunci skor akhir.
Jalannya pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi sejak peluit kick-off dari wasit Roby Ihdal. FMA tampil lebih agresif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-12 melalui gol Aldi Renaldi, yang membawa tim unggul 1-0 hingga jeda.
Babak pertama berlangsung disiplin tanpa kartu peringatan, dan pertahanan FMA mampu meredam inisiatif serangan EKS. Seusai turun minum, FMA menerapkan tekanan berkelanjutan sesuai instruksi pelatih untuk menjaga keunggulan.
Gol dan pemain kunci
Strategi itu berbuah manis pada babak kedua. Anzar Rumalean menggandakan keunggulan dengan dua gol beruntun pada menit ke-32 dan 33. Deston Jimi Seance Betty menambah gol cepat pada menit 33, membuat FMA memimpin 4-0 dalam waktu singkat.
Elano mencoba memangkas ketertinggalan dengan menerapkan taktik power play. Upaya tersebut membuahkan gol oleh Rizky Fauzi pada menit ke-37 dan satu gol tambahan menjelang akhir laga. Namun, Deston Jimi menutup pesta gol FMA dengan gol keduanya pada menit ke-39, memastikan kemenangan 5-2.
Anzar Rumalean dinobatkan sebagai Man of the Match setelah tampil eksplosif dan menyumbang dua gol krusial.
Kartu dan momen penting
Tensi pertandingan meningkat pada paruh kedua dan menghasilkan satu kartu kuning untuk pemain FMA, Arya Tegar Rumekso, pada menit ke-35. Selain itu, transisi bertahan Elano menjadi sorotan usai kemasukan beberapa gol cepat.
Dampak hasil dan prospek
Kemenangan ini menjadi titik balik bagi FMA yang akhir-akhir ini kesulitan meraih poin. Hasil positif tersebut memberi kepercayaan diri dan momentum untuk laga-laga berikutnya di PFL 2.
Sementara itu, Elano FC Tuban harus mengevaluasi transisi bertahan dan efektivitas skema power play sebelum pertandingan selanjutnya.
Secara keseluruhan, FMA menunjukkan peningkatan agresivitas dan penyelesaian akhir yang lebih baik, yang akhirnya mematahkan tren negatif mereka musim ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bruno Guimaraes Temui Manajemen Newcastle demi Pindah ke Arsenal
Bruno Guimaraes akan menemui manajemen Newcastle di La Manga dan diyakini bakal meminta izin pindah ke Arsen...
Transfer Endrick Memanas, Roma Kirim Utusan ke Madrid
AS Roma kirim utusan ke Madrid membahas peluang mendatangkan Endrick dengan skema buy-back demi solusi keuan...
Chelsea Rekrut Valentin Barco, Kontrak Hingga 2033
Chelsea resmi merekrut Valentin Barco dari Strasbourg dengan kontrak hingga 2033; pemain 21 tahun itu akan b...
Leeds Bangkit Kalahkan Liverpool 4-2 di Pramusim Chicago
Leeds membalikkan defisit dua gol dan menang 4-2 atas Liverpool di Soldier Field, Chicago, pada laga pramusi...
Indonesia Taklukkan Filipina, Tutup Putaran Pertama SEA V Cup 2026
Timnas voli putri Indonesia menang 3-1 atas Filipina di SEA V Cup 2026, menutup putaran pertama di peringkat...
Kuda Pacu Legendaris Tsurumaru Tsuyoshi Wafat pada Usia 31
Kuda pacu legendaris Jepang Tsurumaru Tsuyoshi meninggal pada usia 31; pemilik mengatakan sempat demam sebel...