Dirut RRI Tekankan Persatuan di Era Digital pada Festival Gita 2026
Direktur Utama LPP RRI I HendrasmoFestival Gita Indonesia 2026, Kamis, 11 Juni 2026, di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI Jakarta. Ia menyebut hoaks, intoleransi, dan menurunnya semangat kebangsaan sebagai ancaman yang harus direspons melalui pendekatan yang relevan bagi generasi muda.
Seruan untuk merajut kembali semangat kebangsaan
Hendrasmo menilai nilai persatuan perlu terus diperjuangkan dan diwariskan. Menurutnya, festival menjadi salah satu cara untuk menanamkan kecintaan pada tanah air melalui seni dan budaya.
Fenomena hoaks, intoleransi, disrupsi, menurunnya semangat kebangsaan menjadi pengingat, peneguhan, bahwa kita memang perlu semakin memperkuat nilai persatuan. Kita harus memperjuangkan terus-menerus dan mewariskannya kepada generasi muda.
Festival sebagai ruang kebangsaan dan kreativitas
Penyelenggaraan Festival Gita Indonesia 2026 merupakan kolaborasi RRI dan Pusaka Indonesia dalam rangka memperingati Bulan Pancasila. Acara ini dirancang sebagai ruang kolaborasi yang menggabungkan semangat kebangsaan dan ekspresi seni modern.
Hendrasmo berharap peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung sportivitas, kreativitas, dan cinta tanah air.
Mari kita perjuangkan terus, merajut keberagaman. Satukan Indonesia melalui nada dan irama.
Rangkaian kegiatan edukatif dan komunitas
Festival menghadirkan beragam kegiatan yang menyasar publik luas, khususnya generasi muda. Kegiatan itu antara lain:
- Kompetisi menyanyikan lagu kebangsaan
- Dialog inspiratif dan coaching clinic bertema 'Merawat Nilai Pancasila melalui Konten Digital'
- Aktivasi komunitas dan pemberdayaan UMKM
- Demo penanaman pohon polibag, demo memilah sampah, dan demo meramu jamu nusantara
Selain itu, terdapat Talkshow Kilau Pancasila yang menghadirkan tokoh nasional untuk membahas relevansi Pancasila di era digital.
- Gemala Rabiah Hatta
- Setyo Hajar Dewantoro
- Siti Musdah Mulia
Dampak yang diharapkan
Penyelenggara berharap festival menjadi wadah inspiratif yang memperkuat persatuan, merawat keberagaman, dan menumbuhkan semangat kebangsaan melalui seni dan budaya. Pendekatan yang menggabungkan edukasi digital dan kegiatan praktis di lapangan diharapkan membuat pesan kebangsaan lebih mudah diserap oleh generasi muda.
Dengan kombinasi kompetisi, diskusi, dan aktivitas komunitas, Festival Gita Indonesia 2026 ditargetkan tidak hanya sebagai perayaan seni, tetapi juga sarana regenerasi nilai-nilai Pancasila di tengah arus informasi digital.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...