'FAZ Fest 2026' Bawa Pesona Wastra Nusantara ke Era Kekinian
FAZ Fest 2026 menghadirkan wastra Nusantara ke ruang publik modern di The Park Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat, 25 September 2026. Acara menampilkan pameran, peragaan busana, dan demonstrasi pembuatan batik untuk mengenalkan kekayaan tekstil tradisional kepada generasi muda. Kepala Pemasaran The Park Pejaten, Kevin Lineria, mengatakan kegiatan ini bertujuan menyajikan nilai tradisi secara relevan dengan kehidupan masa kini.
Perpaduan tradisi dan kehidupan modern
Kevin menilai pelestarian budaya tidak harus membawa masyarakat kembali ke masa lalu. Menurutnya, nilai-nilai tradisi bisa dikemas agar tetap relevan bagi generasi sekarang. Pengalaman pribadinya sebagai pemenang Putra Putri Batik Nusantara 2016 turut membentuk pandangannya tentang pentingnya keberlanjutan budaya Indonesia.
"Membawa tradisi bukan berarti kembali ke masa lalu, tetapi bagaimana nilai tradisi hadir relevan untuk generasi sekarang,"
Ia menambahkan bahwa wastra Nusantara tidak hanya berkaitan dengan batik, melainkan juga menyimpan kearifan lokal serta filosofi daerah masing-masing. Karena itu, pusat perbelanjaan modern dipandangnya sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan warisan tersebut ke khalayak luas.
Pengalaman edukatif langsung di lokasi
FAZ Fest 2026 memberi kesempatan bagi pengunjung melihat dan mencoba proses pembuatan batik secara langsung. Kegiatan ini diselenggarakan bersama perajin, sehingga pengunjung dapat menyaksikan teknik sederhana pembuatan batik di tengah aktivitas pusat perbelanjaan.
"Kami mengajak pengunjung mencoba proses pembuatan batik, sehingga dapat memahami prosesnya secara langsung di sini bersama perajin,"
Menurut Kevin, pengalaman praktis ini penting karena proses membatik jarang ditunjukkan langsung di ruang publik modern. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan menjadi lebih dekat dengan wastra dan memahami cerita di balik setiap kain.
Agenda, kolaborasi, dan harapan ke depan
FAZ Fest 2026 menjadi wujud upaya menghadirkan budaya dalam ruang publik yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Selain fungsi komersial, pusat perbelanjaan juga difungsikan sebagai ruang edukasi dan apresiasi budaya.
- Pameran wastra dan peragaan busana
- Demonstrasi pembuatan batik bersama perajin
- Kegiatan edukatif untuk pengunjung, khususnya generasi muda
Kami menyampaikan bahwa kolaborasi antara penyelenggara FAZ Fest dan The Park Pejaten akan terus berjalan untuk memperluas jangkauan promosi wastra Nusantara. Kevin optimistis kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan dengan cakupan lebih besar, sehingga semakin banyak pengunjung mengenal kekayaan tekstil Indonesia.
Dengan pendekatan yang menggabungkan pameran, praktik langsung, dan komunikasi nilai budaya, FAZ Fest 2026 berupaya membuat warisan wastra Nusantara tetap hidup dan dapat dinikmati lintas generasi.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Film 'Aplikasi Iblis' Tayang 15 Oktober 2026, Disutradarai Dimas Anggara
Film horor 'Aplikasi Iblis' garapan Dimas Anggara tayang 15 Oktober 2026, menampilkan Junior Roberts dan Dos...
FAZ Fest 2026 Ajak Generasi Muda Cintai Wastra Nusantara
IFC melalui FAZ Fest 2026 mengajak generasi muda mencintai wastra Nusantara lewat inovasi motif, teknik, dan...
Menanti Laut Bercerita: 5 Film Adaptasi Novel Indonesia Terpopuler
Sambut "Laut Bercerita" yang tayang 29 Okt 2026; simak lima film adaptasi novel Indonesia yang sukses dan me...
ADÉLA Perkenalkan Identitas Slovakia lewat Lagu 'Ain't in LA'
ADÉLA, musisi Slovakia, masuk Billboard Hot 100 lewat 'Ain't in LA' dan menonjolkan budaya Slovakia lewat vi...
D'MASIV Rilis Till We're Old, Diproduseri Danton Supple
D'MASIV merilis single "Till We're Old" 25 Sept 2026, diproduseri Danton Supple dan direkam di Abbey Road se...
Trailer Final Warga Rusun 609 Rilis, Arwah Bunga Menghantui
Trailer final 'Warga Rusun 609' rilis 24 Sept 2026, menampilkan teror arwah Bunga; film tayang 1 Oktober 202...