Basarnas Siagakan Helikopter Evakuasi Korban KM Virgo
Basarnas menyiagakan helikopter HR 36012 pada hari ketujuh operasi evakuasi korban KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Sabtu 19 September 2026. Helikopter ditempatkan sebagai dukungan evakuasi darurat untuk mempercepat pengangkutan jasad apabila tim SAR menemukan korban di area operasi yang luas.
Helikopter disiagakan untuk evakuasi
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, yang menjabat sebagai SAR Mission Coordinator, mengatakan unsur udara itu disiagakan untuk mempercepat proses evakuasi bila ada penemuan korban. Helikopter tidak difokuskan untuk penyisiran rutin namun siap mengevakuasi dari lokasi temuan.
"Satu armada unsur udara standby untuk proses evakuasi apabila ada penemuan-penemuan korban," kata Putu di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu 19 September 2026.
Strategi pencarian: sektor dan cakupan
Pada hari ketujuh, tim SAR membagi unsur laut ke dalam empat sektor pencarian. Total area yang dicakup mencapai sekitar 6.200 mil laut. Unsur udara ditempatkan pada satu sektor khusus dan tidak digunakan untuk menyisir seluruh area.
Pembagian sektor dimaksudkan agar pencarian laut lebih terfokus, sementara helikopter bertugas sebagai armada evakuasi cepat jika ada korban ditemukan di titik yang sulit dijangkau kapal.
Temuan liferaft dan bukti di lokasi
Tim SAR juga menemukan satu liferaft kosong pada operasi hari ketujuh. Liferaft itu ditemukan oleh KN SAR Wisanggeni 236 saat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kecelakaan.
Putu menyatakan total liferaft yang ditemukan sekitar sembilan unit. Sebanyak enam liferaft terdampar di pesisir wilayah Seruyan, Kalimantan Tengah, sementara tiga lainnya ditemukan di area bangkai kapal di Laut Jawa.
Data korban
Hingga Sabtu pukul 13.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 117 orang telah ditemukan. Rinciannya 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Dari manifest tercatat 243 penumpang, sehingga masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Total manifest | 243 |
| Ditemukan (total) | 117 |
| Selamat | 108 |
| Meninggal | 9 |
| Belum ditemukan | 126 |
Perjalanan kapal dan kronologi singkat
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026 membawa 243 orang. Kapal dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA.
Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. Tim SAR sejak itu melakukan operasi gabungan untuk pencarian dan evakuasi.
Proyeksi dan langkah selanjutnya
Operasi pencarian masih berlanjut dengan fokus pada pemulihan korban dan barang bukti. Penyiagaan helikopter HR 36012 memberikan opsi evakuasi cepat bila ada penemuan di lokasi terpencil. Tim SAR mengatakan pencarian akan terus diintensifkan sesuai perkembangan di lapangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ahli Waris Korban KM Virgo Terima Santunan Rp70 Juta
Tiga ahli waris korban KM Virgo Transport 8 menerima santunan Rp70 juta per orang setelah Tim DVI Polda Kals...
Prabowo Ingatkan Pentingnya Membangun Bangsa yang Kuat
Presiden Prabowo mengingatkan pentingnya membangun bangsa yang kuat agar Indonesia tidak kembali dijajah dan...
Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo 7 Hari di Selat Jawa
Basarnas memperpanjang operasi SAR KM Virgo Transport 8 tujuh hari di perairan Masalembo untuk mencari 126 p...
Prabowo Siapkan Ribuan Kapal untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Presiden Prabowo mengumumkan pembangunan ribuan kapal nelayan mulai tahun depan untuk tekan kapal asing dan...
AHY Minta Stabilitas Keamanan Papua Dijaga agar Pembangunan Lancar
AHY meminta stabilitas keamanan Papua dijaga agar pembangunan infrastruktur berjalan aman dan memberi manfaa...
Prabowo Peluk Dubes Palestina saat Resepsi 100 Tahun Gontor
Presiden Prabowo memeluk Dubes Palestina Abdulfattah A.K. Al-Sattari saat Resepsi 100 Tahun Gontor, setelah...