Prabowo Siapkan Ribuan Kapal untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pemerintah untuk membangun ribuan kapal tangkap ikan mulai tahun depan. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu 19 September 2026. Tujuan program ini, menurut Presiden, adalah menanggulangi praktik kapal asing yang kerap mengambil ikan di perairan Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
Keterangan resmi dan alasan program
Presiden menilai nelayan Indonesia belum mendapat perhatian memadai selama puluhan tahun. Oleh sebab itu pemerintah menargetkan penyediaan kapal sebagai prioritas berikutnya, setelah memastikan kebutuhan pupuk bagi petani terpenuhi.
“Mulai tahun depan kita bangun ribuan kapal-kapal nelayan untuk nelayan-nelayan kita. Puluhan ribu kapal-kapal asing tiap malam berada di laut Indonesia, puluhan ribu kekayaan laut kita diambil tanpa ada langkah-langkah, sekarang kita bekerja,”
Prabowo menegaskan bahwa tindakan cepat diperlukan karena kebutuhan rakyat tidak bisa ditunda. Ia juga mengingatkan bahwa laut menjadi bagian besar dari wilayah negeri, sehingga pengelolaan sumber daya laut harus menjadi prioritas.
“Selama 81 tahun Indonesia Merdeka, kita sekarang akan mengurus nelayan-nelayan Indonesia. Tanah air kita, yang laut adalah tiga perempat dari negara kita,”
Detail kerja sama dan dukungan internasional
Sebelumnya, Presiden menyampaikan bahwa kerja sama dengan Inggris akan mendukung pembangunan sebagian kapal yang direncanakan. Dalam kunjungan kerja ke London, Prabowo menyebut Inggris siap mendukung rencana pembuatan 1.500 unit kapal ikan sebagai bagian dari kerja sama maritim kedua negara.
“Mereka akan mendukung rencana kita membangun 1.500 kapal ikan,”
Menurut Presiden, dukungan ini akan disertai investasi besar dari pemerintah dan mitra internasional untuk mempercepat program kapal bagi nelayan.
Dampak dan langkah selanjutnya
Program pembangunan kapal diharapkan memperkuat kemampuan tangkap nelayan kecil dan mengurangi praktik illegal, unreported, and unregulated fishing oleh kapal asing. Pemerintah juga menekankan pentingnya pelayanan cepat kepada masyarakat, dengan pendekatan kerja, kerja, kerja untuk menjawab kebutuhan lapangan.
Selain penyediaan kapal, pemerintah menyebutkan berbagai langkah pendukung lain yang akan dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Rencana ini akan dimulai tahun depan dan diperkirakan melibatkan investasi dalam skala besar serta kerja sama lintas kementerian dan mitra internasional.
Rencana pembangunan kapal bagi nelayan menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan maritim dan ekonomi perikanan Indonesia ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
AHY Minta Stabilitas Keamanan Papua Dijaga agar Pembangunan Lancar
AHY meminta stabilitas keamanan Papua dijaga agar pembangunan infrastruktur berjalan aman dan memberi manfaa...
Prabowo Peluk Dubes Palestina saat Resepsi 100 Tahun Gontor
Presiden Prabowo memeluk Dubes Palestina Abdulfattah A.K. Al-Sattari saat Resepsi 100 Tahun Gontor, setelah...
Muhaimin: Pemberdayaan UMKM Harus Berujung Akses Pasar
Menko Muhaimin menekankan pemberdayaan UMKM harus berlanjut ke akses pasar lewat program 1001 Pasar Rakyat d...
Prabowo: Sawit 'Tanaman Ajaib' Jamin Tak Impor Solar
Prabowo jamin Indonesia tak impor solar mulai 1 Juli 2026 dan andalkan produksi berbasis kelapa sawit (B50)...
Prabowo Terima Mushaf Al-Qur'an dan Buku dari Gontor
Presiden Prabowo menerima Mushaf Al-Qur'an Gontor dan buku 'Gontor untuk Indonesia' saat resepsi 100 Tahun P...
Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Gratis MotoGP Mandalika 2026
Pelita Air bagikan ratusan tiket gratis dan aktivasi menyambut MotoGP Mandalika 2026, termasuk Lucky Seat, Q...