Nasional

AHY Minta Stabilitas Keamanan Papua Dijaga agar Pembangunan Lancar

Bagikan:
Agus Harimurti Yudhoyono berbicara soal keamanan dan pembangunan di Jayapura

Jayapura, 19 September 2026 — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta stabilitas keamanan di Tanah Papua terus dijaga. Permintaan itu disampaikan agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur dapat berjalan aman dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Keamanan sebagai prasyarat pembangunan

AHY menilai keamanan menjadi perhatian pemerintah setelah muncul insiden kekerasan bersenjata terhadap warga sipil di wilayah Papua Pegunungan. Ia menekankan bahwa jaminan keselamatan adalah kebutuhan dasar masyarakat dan faktor penting bagi keberhasilan proyek pembangunan.

"Jaminan keamanan dan rasa nyaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan,"

Perkuat sinergi antar-pemangku kepentingan

Menurut AHY, pembangunan infrastruktur membutuhkan kondisi yang aman dan kondusif. Karena itu, ia mendorong penguatan koordinasi antara kementerian, lembaga, TNI-Polri, dan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran proyek.

Kolaborasi dinilai penting untuk mencegah gangguan dan mempercepat penyelesaian pekerjaan. Langkah ini juga bertujuan memberi rasa aman bagi warga di sekitar lokasi pembangunan.

Dukungan Pemerintah Daerah Intan Jaya

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan infrastruktur meski menghadapi tantangan keamanan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten bekerja sama erat dengan unsur keamanan dan tokoh lokal.

"Pemerintah daerah juga menyiapkan tim khusus untuk mengawal pembangunan di lapangan sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,"

Aner menyebut program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah sebagai salah satu fokus yang dikawal. Ia berharap dukungan penuh dari pusat, aparat keamanan, dan masyarakat dapat memperkuat kondisi kondusif di Intan Jaya.

Langkah konkret dan dampak ke masyarakat

Pemerintah daerah, kata Aner, membentuk tim khusus yang bertugas mengawal pelaksanaan proyek di lapangan dan berkomunikasi dengan tokoh masyarakat, adat, dan agama. Keterlibatan berbagai pihak ini dirancang untuk mengurangi risiko gangguan dan mempercepat manfaat pembangunan.

  • Koordinasi antarlembaga untuk keamanan lokasi proyek
  • Pengawalan TNI-Polri selama pelaksanaan pekerjaan
  • Pelibatan tokoh masyarakat untuk membangun konsensus lokal

Dengan kondisi keamanan yang terjaga, kedua pihak berharap pembangunan infrastruktur di Tanah Papua dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah meningkatkan akses, layanan publik, dan kesejahteraan warga di wilayah terdampak.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait