Olahraga

Atlet Pelatnas Sambut Erfan Heydaari untuk Persiapan Indonesia Open 2026

Bagikan:
Pelatih Erfan Heydaari bersama atlet Pelatnas FPTI saat sesi latihan

Atlet Pelatnas Taekwondo menyambut kehadiran pelatih asing asal Iran, Erfan Heydaari, yang didatangkan untuk mempersiapkan tim menghadapi 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 dan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kehadiran Erfan dimulai pada masa persiapan menuju pertandingan pada 1–5 Agustus 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Rekam Jejak Pelatih

Erfan Heydaari merupakan mantan atlet tim nasional Iran periode 2017–2021. Ia memiliki sejumlah prestasi tingkat Asia yang mendukung perannya sebagai pelatih.

  • Medali perak Asian Senior Championships 2018
  • Medali perunggu Asian Club Championships 2019
  • Medali perunggu Asian President’s Cup 2019

Respons Atlet Pelatnas

Atlet kyorugi Muhammad Bassam Raihan menyatakan motivasinya meningkat sejak kedatangan pelatih baru. Bassam menilai metode latihan Erfan membantu memperbaiki teknik dan strategi serangan.

"Saya melihat pelatih Iran ini cukup fleksibel dalam menangani atlet. Apalagi saya termasuk atlet senior, jadi Alhamdulillah saya semakin bersemangat menjalani latihan," kata Bassam, yang akan turun di kelas putra -68 kg.

Sementara itu, atlet poomsae Andi Sultan Altaf Mirza juga menunjukkan keyakinan untuk meraih prestasi di Indonesia Open. Andi menegaskan tekadnya untuk tampil maksimal di hadapan penonton tuan rumah.

"Target saya adalah tampil total, mengeluarkan kemampuan secara maksimal, dan memberikan hasil terbaik untuk Indonesia. Memang tidak mudah meraih medali emas, tetapi tidak ada yang tidak mungkin," ujar Andi Sultan.

Peran Indonesia Open bagi Ranking dan Olimpiade

Indonesia Open 2026 masuk kategori G2 World Taekwondo, sehingga menjadi momen penting untuk mengumpulkan poin peringkat dunia. Poin ini berperan dalam syarat kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dan kejuaraan dunia.

Turnamen kali ini diperkirakan diikuti oleh ratusan taekwondoin dari banyak negara. Kesempatan memperoleh poin membuat persaingan menjadi lebih ketat dan strategis bagi tiap atlet serta pelatih.

Agenda Latihan dan Harapan ke Depan

FPTI menempatkan fokus pada peningkatan teknik, strategi, dan kesiapan mental jelang turnamen. Kehadiran pelatih asing seperti Erfan diharapkan memperkaya pendekatan pelatnas terhadap kompetisi internasional.

Ke depan, pemantauan hasil latihan dan penampilan di Indonesia Open akan menjadi tolok ukur kesiapan untuk menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan proses menuju Olimpiade 2028.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait