DPC MAI Medan Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis
MEDAN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang Macan Asia Indonesia (DPC MAI) Kota Medan bergabung dengan ribuan massa dari Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP-MBG) Sumut menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (19/6) siang. Aksi itu menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis dan perbaikan tata kelola di lapangan agar program tetap berjalan dan tepat sasaran.
Aksi dan tuntutan
Massa lintas elemen menyampaikan misi tegas: membentengi program dari potensi penghentian dan meminta pemeriksaan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan di lapangan. Demonstrasi berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawalan internal organisasi sebelum menyerahkan petisi kepada pihak pemerintah provinsi.
Siapa yang hadir
Rombongan DPC MAI Medan dipimpin langsung oleh Ketua Suwarno SE MM, didampingi Sekretaris Zullifkar AB, ST, serta seluruh fungsionaris organisasi. Mereka hadir sebagai bagian dari dukungan kolektif terhadap manfaat program yang dirasakan masyarakat, terutama generasi muda.
Pernyataan pimpinan MAI
Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno SE MM, menegaskan keterlibatan organisasinya merupakan bukti loyalitas ideologis dan komitmen pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan dukungan sekaligus kebutuhan perbaikan tata kelola program.
Kami mendukung penuh keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis karena manfaat nyatanya dirasakan langsung oleh masyarakat dan generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.
Kami mengharapkan adanya langkah konkret dalam tata kelola, pengawasan, transparansi, dan akuntabilitas pelaksanaan program ini agar semakin tepat sasaran, aman, sehat, dan berkualitas.
Penyerahan petisi dan tindak lanjut
Aksi diakhiri dengan penyerahan petisi dukungan sekaligus dorongan perbaikan kepada Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Bobby Nasution. Perwakilan massa diterima oleh pihak gubernur untuk menyampaikan isi petisi dan berharap adanya respons cepat dari pemerintah provinsi.
Permintaan perbaikan tata kelola
Dalam petisi dan pernyataan publik, massa menekankan beberapa poin perbaikan utama, antara lain:
- Pengawasan pelaksanaan program di lapangan secara konsisten.
- Transparansi mengenai alokasi anggaran dan distribusi bantuan.
- Akuntabilitas agar program mencapai penerima yang tepat.
Aksi ini memperlihatkan dukungan politik dan sosial dari organisasi kemasyarakatan terhadap program publik yang dianggap penting oleh warga. Pemerintah provinsi diharapkan menindaklanjuti tuntutan dan memastikan program berjalan berkelanjutan demi kesejahteraan penerima manfaat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pria Tewas saat Perbaiki Kendaraan di Siantar Martoba
Polsek Siantar Martoba menemukan seorang pria meninggal di Jalan Darussalam setelah laporan ke Call Center 1...
Sabang Kejar Investasi Maritim, Mubadala Energy Pertimbangkan
Wali Kota Sabang: Mubadala Energy mempertimbangkan Sabang sebagai lokasi operasional; kota genjot layanan bu...
Dayah Wakaf Barbate Pindah ke Lokasi Baru di Gampong Data Makmur
Dayah Wakaf Barbate resmi menempati lokasi baru di Gampong Data Makmur, Aceh Besar pada 6 Agustus 2026; 16 s...
Tiang Lampu dan CCTV Tumbang di Ulee Lheue Akibat Angin Kencang
Tiang lampu dan CCTV milik Pemko Banda Aceh di Ulee Lheue tumbang pada 7 Agustus akibat angin kencang; Disko...
O2SN Labuhanbatu Dibuka, Ini Daftar Juara Jenjang SD
O2SN Labuhanbatu dibuka 7 Agustus di Rantauprapat; berikut daftar juara jenjang SD dari cabang atletik, badm...
Aceh Besar Minta Pusat Percepat Pemulihan Irigasi dan Pertanian
Bupati Aceh Besar minta pemerintah pusat percepat perbaikan irigasi dan dukungan anggaran untuk pemulihan la...