DNA Jadi Lagu Resmi Piala Dunia 2026, Bocelli dan Guetta Kolaborasi
FIFA memperkenalkan "DNA" sebagai lagu resmi Piala Dunia 2026, dibawakan oleh Andrea Bocelli, David Guetta, Megan Thee Stallion, dan EJAE; Bocelli dan EJAE dijadwalkan tampil pada upacara pembukaan di Mexico City pada 11 Juni. Lagu ini dirilis menjelang turnamen tiga negara untuk menegaskan semangat persatuan dan jangkauan global acara.
Kolaborasi internasional
"DNA" merupakan pertemuan nama-nama besar dari berbagai genre dan kawasan. Kolaborasi ini menggabungkan unsur klasik, elektronik, dan hip-hop untuk mencerminkan keragaman budaya tuan rumah turnamen.
- Andrea Bocelli
- David Guetta
- Megan Thee Stallion
- EJAE
Andrea Bocelli dan EJAE akan membawakan lagu tersebut pada upacara pembukaan di Mexico City pada Kamis, 11 Juni waktu setempat. Penampilan itu diposisikan sebagai pembuka yang memberi nada emosional bagi awal turnamen.
Makna lagu dan peluncuran
FIFA menyematkan "DNA" tidak hanya sebagai lagu resmi, tetapi juga sebagai bagian dari album resmi Piala Dunia 2026. Menurut pernyataan resmi, lagu ini dimaksudkan untuk menggambarkan bagaimana sepak bola menyatukan berbagai kelompok dan budaya di panggung global.
"Menulis lirik berbahasa Korea untuk lagu resmi Piala Dunia menjadi kehormatan besar. Kenangan Piala Dunia 2002 di Seoul selalu mengingatkan makna persatuan,"
— EJAE
Kutipan dari EJAE menegaskan unsur personal dan lintas-generasi yang ingin dibawa lagu ini. Penggunaan lirik berbahasa Korea juga menambah dimensi multibahasa pada komposisi.
Dampak terhadap suasana turnamen
Dengan menghadirkan musisi dari berbagai belahan dunia, FIFA berharap lagu ini mampu menjadi pengikat emosional bagi penonton di stadion dan pemirsa global. Lagu resmi sering kali menjadi bagian penting dalam identitas visual dan auditori Piala Dunia, memengaruhi opening ceremony, kampanye promosi, dan pengalaman penonton.
Sementara rincian terkait distribusi album, video klip, atau kolaborasi lain belum dipublikasikan lebih luas, peran "DNA" sebagai lagu resmi menempatkannya dalam sorotan menjelang kickoff turnamen yang melibatkan tiga negara tuan rumah.
Perspektif ke depan
Pelaksanaan penampilan pembuka di Mexico City menjadi momen pertama bagi publik untuk menyaksikan interpretasi panggung dari lagu resmi ini. Selanjutnya, respons publik dan media akan menentukan apakah "DNA" berhasil menjadi lagu kebangsaan era Piala Dunia 2026 yang dikenang luas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Herdman Tegaskan Bangun Identitas Tim Jelang Lawan Kamboja
John Herdman menegaskan fokus Timnas Indonesia adalah membangun identitas permainan jelang melawan Kamboja p...
De Ligt Absen hingga Musim 2026-27, MU Konfirmasi Operasi
Matthijs de Ligt menjalani operasi cedera punggung dan diperkirakan baru kembali memperkuat MU pada awal mus...
Courtois Sambut Van Bommel dan Bahas Masa Depan di Timnas
Courtois menyambut Van Bommel sebagai pelatih Belgia dan akan berdiskusi soal kelanjutan kariernya, termasuk...
Arda Guler Senang Bekerja dengan Mourinho di Real Madrid
Arda Guler bahagia jalani pramusim bersama Jose Mourinho di Real Madrid; fokus pada fisik dan memahami instr...
Topalović & Marello Puji Kemenangan Inter 2-1 di Jerman
Topalović dan Marello tampil saat Inter menang 2-1 atas Karlsruher di BBBank Wildpark, Minggu 26 Juli 2026,...
Diouf Bawa Inter Menang Dramatis 2-1 atas Karlsruher
Andy Diouf mencetak dua gol di masa tambahan waktu untuk membawa Inter menang 2-1 atas Karlsruher, di BBBank...