Politik

PMI Banyuwangi Gelar Digital Mission Race UKS/PMR 2026

Bagikan:
Peserta PMR mengikuti Digital Mission Race di halaman Kantor Bupati Banyuwangi

BANYUWANGI — Dalam rangka HUT ke-81, PMI Banyuwangi menyelenggarakan Digital Mission Race UKS/PMR 2026 pada Minggu, 27 September 2026. Kompetisi yang digelar di Halaman Kantor Bupati ini diikuti 58 tim atau 348 anggota PMR Tingkat Madya dari SMP/MTs negeri dan swasta se-Banyuwangi. Kegiatan bertujuan menggabungkan keterampilan kepalangmerahan, kesehatan, kerja sama tim, dan kemampuan digital anak remaja.

Lomba dan peserta

Setiap tim harus menyelesaikan lima misi di lima pos berbeda. Panitia menekankan perpaduan antara keterampilan praktik PMR dan penggunaan teknologi digital untuk menjawab tantangan di lapangan. Acara ini juga mendapat dukungan langsung dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang hadir untuk memberi semangat dan menyerahkan hadiah bagi pemenang.

Lima pos tantangan

  1. Pos 1 — Digital Mission Race: Setiap regu memindai barcode yang berisi pertanyaan seputar kepalangmerahan dan wajib menjawab melalui platform digital yang disediakan.
  2. Pos 2 — Yel-yel dan Video: Peserta membuat yel-yel inspiratif dan mengirimkan hasil video melalui link kepada dewan juri.
  3. Pos 3 — Cipta Tandu: Tantangan membuat tandu darurat dengan memanfaatkan tongkat dan tali untuk evakuasi korban.
  4. Pos 4 — Pertolongan Pertama: Regu memindai barcode untuk melihat skenario korban bencana, lalu menunjukkan langkah penanganan seperti penanganan patah tulang akibat longsor atau letusan gunung.
  5. Pos 5 — Edukasi Kesehatan: Materi perilaku hidup bersih dan sehat khusus bagi remaja, termasuk praktik kebersihan dan pencegahan penyakit umum.

Respons pemerintah daerah dan penyelenggara

Bupati Ipuk menyambut baik format lomba yang menggabungkan aspek digital dan keterampilan PMR. Ia menilai kegiatan relevan dengan perkembangan zaman dan penting untuk membekali remaja dengan keterampilan tanggap darurat.

Kompetisi ini sangat kreatif dan inovatif karena memadukan kemampuan digital yang dimiliki oleh remaja dengan ketrampilan PMR yang mereka miliki

Terima kasih kepada anak-anak yang terus menggerakkan kegiatan PMR di sekolah masing-masing. Semoga semua ilmu dan keterampilan yang didapatkan akan terus terbawa kemanapun kalian akan melangkah di masa depan

Acara juga dihadiri Wakil Bupati sekaligus Ketua PMI Banyuwangi, Mujiono, serta Samsudin Adlawi. Kehadiran pimpinan daerah dan tokoh lokal memperkuat dukungan terhadap pengembangan PMR di sekolah.

Rangkaian HUT dan layanan publik

Selain lomba untuk PMR, rangkaian HUT ke-81 PMI Banyuwangi mencakup berbagai aksi sosial. Penyelenggara melaksanakan dropping air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan, penyaluran puluhan paket sembako untuk keluarga kurang mampu, dan pemberian set meja serta kursi lipat bagi pedagang kaki lima.

PMI Banyuwangi juga akan menggelar layanan operasi katarak gratis bagi 400 warga yang dijadwalkan berlangsung pada 13-18 Oktober 2026

Penutup

Digital Mission Race UKS/PMR 2026 memperlihatkan tren penggabungan literasi digital dengan keterampilan tanggap darurat di kalangan pelajar. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan minat remaja bergabung di PMR sekaligus memperkuat kesiapsiagaan komunitas terhadap bencana dan kebutuhan kesehatan dasar.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait