Concacaf Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Enam wakil Concacaf mencatatkan pencapaian bersejarah pada fase grup Piala Dunia 2026, Rabu (tanggal pertandingan). Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Curaçao, Haiti, dan Panama mencatat rekor baru yang belum pernah terjadi sebelumnya pada putaran final ini.
Sorotan utama: Kanada melaju ke babak gugur pertama kali
Kanada menjadi sorotan setelah meraih poin dan kemenangan perdana mereka di Piala Dunia. Tim asuhan Jesse Marsch menahan Bosnia-Herzegovina 1-1 sebelum menang telak 6-0 atas Qatar. Hasil ini memastikan Kanada lolos ke babak gugur untuk pertama kali dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia.
Penyerang Jonathan David menjadi perhatian khusus dengan mencetak hat-trick melawan Qatar. Ia tercatat sebagai pemain Kanada pertama yang membukukan tiga gol dalam satu laga Piala Dunia dan memecahkan rekor jumlah gol terbanyak pemain Kanada di putaran final.
Meksiko: Sapu bersih dan tak kebobolan
El Tri tampil dominan dengan menyapu bersih tiga laga fase grup. Meksiko mengumpulkan sembilan poin sempurna dan melaju ke babak berikutnya tanpa kebobolan, sebuah capaian yang menegaskan kekuatan lini pertahanan dan konsistensi serangan mereka sepanjang fase grup.
Amerika Serikat: Dua kemenangan pembuka sejak 1930
Amerika Serikat mencatat prestasi penting dengan memenangi dua laga pembuka turnamen untuk pertama kali sejak Piala Dunia 1930. Di bawah arahan Mauricio Pochettino, tim ini menutup fase grup sebagai juara grup dan mencatat total delapan gol.
Folarin Balogun turut mencetak rekor pribadi. Ia menjadi pemain AS pertama sejak 1930 yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Curaçao: Negara terkecil yang mencetak sejarah
Curaçao, negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia, mencuri perhatian meski berada di grup berat. Livano Comenencia mencetak gol pertama negara itu di Piala Dunia, dan tim ini meraih poin perdana usai bermain imbang 0-0 melawan Ekuador.
Penjaga gawang Eloy Room menjadi pahlawan dengan melakukan 16 penyelamatan dalam laga melawan Ekuador. Jumlah tersebut menyamai rekor penyelamatan terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Debut kembali Haiti dan perjuangan Panama
Haiti kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kali sejak 1974. Meski gagal meraih poin, mereka tetap mencuri perhatian publik setelah mencetak dua gol ke gawang Maroko, semifinalis Piala Dunia 2022.
Panama menutup fase grup tanpa gol dan poin, namun memberikan perlawanan sengit kepada Ghana, Kroasia, dan Inggris. Winger Cristian Martinez mencetak sejarah sebagai pemain Panama pertama yang meraih penghargaan pemain terbaik pertandingan di ajang Piala Dunia.
Implikasi bagi Concacaf
Keberhasilan Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat melaju ke babak gugur menyamai jumlah wakil Concacaf yang lolos pada Piala Dunia 2014. Sebagai tuan rumah bersama, ketiga negara ini kini berharap dapat membawa wilayah Concacaf melangkah lebih jauh di fase gugur Piala Dunia 2026 dan menegaskan kemajuan sepak bola di kawasan.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Messi Pecahkan Rekor: Cetak Gol di 7 Laga Piala Dunia Beruntun
Lionel Messi jadi pemain pertama yang mencetak gol di tujuh laga Piala Dunia beruntun, menambah koleksi 19 g...
Hong Myung-bo Mundur Usai Korsel Tersingkir, Presiden Minta Evaluasi
Hong Myung-bo mengundurkan diri setelah Korea Selatan tersingkir dari Piala Dunia 2026; Presiden Lee minta e...
Kanada Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Marsch Sebut Pemain Pahlawan
Kanada menang 1-0 atas Afrika Selatan lewat gol Stephen Eustáquio (92') dan melaju ke babak 16 besar Piala D...
Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia dengan 19 Gol
Lionel Messi jadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia dengan 19 gol setelah menyarangkan gol ke Yordania, sek...
Martínez Bela Ronaldo: Jangan Bandingkan dengan Messi atau Haaland
Martínez tegas mempertahankan keputusan memainkan Ronaldo 90 menit saat imbang 0-0 lawan Kolombia; Portugal...
Timnas Futsal U-17 Kalah 3-1 dari Maroko di Torneo Internasional
Timnas Futsal U-17 kalah 3-1 dari Maroko pada 27 Juni 2026, namun menunjukkan perkembangan taktik dan mental...