Chivu antar Inter raih dominasi Italia: Scudetto dan Coppa Italia
Pengamat Aji Ridwan menilai Cristian Chivu berhasil membawa Inter Milan menjadi kekuatan dominan sepak bola Italia pada musim 2025/2026. Inter merebut Scudetto dan Coppa Italia, bukti keberhasilan pendekatan pelatih muda itu dalam memahami kebutuhan klub dan memaksimalkan skuad secara kolektif.
Kilasan prestasi Inter 2025/2026
Musim ini Inter merebut gelar Serie A untuk kali ke-21 dalam sejarah klub. Prestasi itu dipadukan dengan kemenangan di final Coppa Italia dengan skor 2-0 atas Lazio.
Hasil tersebut menempatkan Inter unggul dalam perolehan gelar liga dibanding pesaing sekotanya. Saat ini Inter tercatat memiliki 21 gelar Serie A, sedangkan AC Milan mengoleksi 19 gelar.
Mengapa Chivu dinilai sukses
Aji Ridwan menyoroti latar belakang Chivu yang pernah menjadi bagian Inter pada era kejayaan dan bekerja bersama generasi pelatih sebelumnya. Pengalaman itu, menurut Aji, membantu Chivu memahami kultur klub dan tuntutan manajemen.
"Pengalaman Chivu di era Mourinho membentuk mental kepelatihannya. Kini kepercayaan manajemen berhasil dijawab melalui prestasi,"
Setelah pensiun sebagai pemain, Chivu terlibat menangani akademi dan tim usia muda Inter. Periode itu dianggap penting dalam transisi perannya menjadi pelatih senior.
Peran pemain kunci dan kepemimpinan
Aji menilai Inter tidak mengandalkan pemain berpopuler besar semata. Sebaliknya, Chivu mampu menyusun permainan yang menonjolkan kolektivitas dan disiplin tim.
"Kapten Lautaro Martinez menjadi pemimpin penting di ruang ganti. Ia mampu membangkitkan semangat seluruh pemain Inter,"
Menurut pengamat, kombinasi strategi pelatih dan kepemimpinan kapten di ruang ganti menjadi faktor penentu keberhasilan musim ini.
Tantangan dan rekomendasi ke depan
Meskipun sukses domestik, Aji menekankan Inter perlu meningkatkan kualitas skuad menjelang kompetisi Liga Champions. Ia menyarankan manajemen mendatangkan pemain dengan kualitas lebih tinggi untuk bersaing di level Eropa.
Selain itu, Aji mendukung keputusan klub untuk mempertahankan Chivu sebagai pelatih utama. Menurutnya, pelatih muda itu masih punya potensi membawa Inter ke prestasi yang lebih besar.
Penutup: implikasi jangka panjang
Keberhasilan ganda musim 2025/2026 menandai babak baru bagi Inter sebagai calon dinasti baru sepak bola Italia. Namun, konsolidasi sumber daya dan rekayasa transfer yang tepat menjadi kunci agar dominasi itu berlanjut di panggung Eropa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...
Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani
Belanda bangkit dari 0-2 untuk imbang 2-2 lawan Yunani; Reijnders mencetak gol penyeimbang dan memperpanjang...
Mitchell Baker: Mentalitas Positif Bawa Lima Gol ke Bangladesh
Mitchell Baker menyatakan mentalitas positif jadi kunci lima golnya dan membantu Indonesia puncaki Grup A se...