KPM Lansia: 2 Cara Mencairkan BLT Kesra Rp300.000 di 2026
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lansia yang belum mengetahui prosedur pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dapat mencairkan dana melalui dua jalur utama: Bank Himbara atau PT Pos Indonesia. Pemerintah menyalurkan Rp300.000 per bulan, biasanya dicairkan sekaligus untuk tiga bulan menjadi Rp900.000 (peraturan dan penetapan penerima mengacu pada data Kemensos, 27 Mei 2026).
Siapa yang berhak dan dasar penyaluran
Penetapan penerima BLT Kesra mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain itu, penyaluran dilakukan berdasarkan desil — kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur melalui variabel sosial ekonomi.
"Desil bersifat dinamis, jika tidak sesuai dapat diperbarui melalui desa/kelurahan dan dinas sosial atau melalui aplikasi cek bansos. Dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata; selanjutnya desil akan dihitung ulang oleh BPS secara periodik," kata Kemensos, 27 Mei 2026.
Desil 1-4 (40 persen terbawah) menjadi prioritas penerima bantuan sosial seperti PKH dan Sembako. Desil 5 masih memungkinkan untuk menjadi peserta PBI-JK, meski pengumuman resmi terkait BLT Kesra 2026 belum dirilis secara penuh.
Dua cara mencairkan BLT Kesra 2026
Pencairan BLT Kesra umumnya dilakukan melalui dua mekanisme. Berikut langkah dan persyaratan yang perlu diperhatikan penerima:
1. Melalui PT Pos Indonesia
- Penerima mendapat Undangan Pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos Indonesia.
- Datang ke kantor Pos terdekat atau lokasi penyaluran yang tercantum pada surat undangan (mis. balai desa).
- Wajib membawa KTP asli dan Surat Undangan saat pengambilan dana.
- Untuk lansia atau penyandang disabilitas, petugas Pos dapat menyalurkan bantuan secara door-to-door.
2. Melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- Dana BLT dikirim langsung ke rekening penerima yang terdaftar.
- Penerima dapat menarik dana melalui ATM atau melalui teller bank.
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS saat mengambil dana.
Syarat administratif dan catatan penting
Pastikan data pada DTSEN dan desil sesuai kondisi nyata. Jika terdapat ketidaksesuaian, pembaruan data dapat dilakukan melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi cek bansos. Pemeriksaan dan penetapan desil dilakukan berkala oleh BPS.
Untuk informasi resmi dan panduan lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi Kementerian Sosial: kemensos.go.id.
Penutup
Dengan mengetahui alur penyaluran melalui Bank Himbara dan PT Pos, KPM lansia diharapkan lebih siap saat menerima undangan pencairan. Pastikan dokumen identitas dan data sosial ekonomi terupdate untuk mempercepat proses penerimaan bantuan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...