BRIN Kembangkan Bungkil Malapari sebagai Alternatif Pakan Ternak
BRIN mengembangkan bungkil malapari sebagai alternatif pakan ternak untuk menekan biaya usaha yang selama ini menyerap sekitar 60–80 persen biaya peternakan. Inisiatif itu dipaparkan peneliti BRIN saat kegiatan BRIN Goes To Industry 7 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, 23 September 2026.
Alasan memilih malapari sebagai sumber pakan
Rantan Krisnan, Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Peternakan BRIN, mengatakan Indonesia perlu mengurangi ketergantungan bahan pakan impor dan mengembangkan sumber lokal yang tidak bersaing dengan pangan manusia. Pengembangan malapari dinilai menjanjikan karena merupakan tanaman multifungsi.
"Selama ini, kita selalu terpaku dengan bahan-bahan konvensional yang notabene itu adalah impor seperti jagung, bungkil kedelai. Kata kuncinya kita harus mandiri pakan dengan swasembada pakan artinya harus memanfaatkan pakan berbasis lokal ini sebagai sumber pakan untuk kemandirian pakan,"
Potensi nutrisi bungkil malapari
Malapari selama ini dikenal sebagai sumber bahan bakar nabati. Proses pengepresan biji menghasilkan minyak sekitar 20 persen dan bungkil 80 persen dari berat biji. Bungkil tersebut memiliki kandungan protein kasar sekitar 24–30 persen dan kadar serat rendah, berkisar 4–7 persen, sehingga potensial untuk pakan ternak.
Tantangan: senyawa antinutrisi
Meski nutrisi menjanjikan, pemanfaatan bungkil malapari menghadapi tantangan adanya senyawa antinutrisi yang perlu dikaji lebih lanjut. Rantan menyebut beberapa senyawa yang perlu penelitian mendalam.
"Ada karajin, pongamol, senyawa propronoid yang dikenal sebagai antinutrisi tetapi antinutrisi itu kalau memang benar-benar menjadi penghambat. Tetapi kalau malah dalam batasan-batasan tertentu itu belum dikategorikan sebagai antinutrisi. Ini menjadi PR juga kalau memang benar-benar menghambat,"
Tim peneliti harus mengevaluasi pengaruh senyawa tersebut terhadap kecernaan, penyerapan nutrisi, dan performa ternak ruminansia maupun monogastrik.
Pengembangan klon dan kerja sama industri
BRIN mengembangkan malapari melalui dua fokus utama: perbaikan genetika untuk klon unggul dan pengolahan produk samping menjadi pakan. Program itu berjalan bersama PT Santi Energi Hijau melalui roadmap penelitian.
"Karena sudah ada kerja sama, akhirnya kita membuat roadmap. Bagaimana pengembangan mesinnya atau tool pengolahannya, bagaimana pengembangan menjadi pakannya. Itu adalah dua kegiatan utama dari roadmap kegiatan pemanfaatan malapari tersebut,"
Direktur PT Santi Energi Hijau, Fauzi Bahanan, menyatakan sejak 2022 pihaknya bersama BRIN mengumpulkan klon malapari dari berbagai daerah. Saat ini tercatat sekitar 43 klon kolektif.
- Jawa Barat
- Maluku
- Bali
- Pangandaran
- Jawa Timur
- Dompu
"Saat ini kita sudah punya sekitar 43 klon kolektif dari seluruh Indonesia. Kita namakan MakroSan atau Makropropagasi dan Santi,"
Arah kebijakan dan prospek pengembangan
BRIN berharap menghasilkan policy brief sebagai masukan kebijakan agar malapari bisa menjadi pilihan nasional untuk integrasi energi dan pakan. Rantan menyebut pengembangan juga cocok untuk lahan marginal, termasuk reklamasi bekas tambang, dan diharapkan melahirkan sistem integrasi malapari dan ternak (SIMTEK).
"Kalau ada policy brief kita akan coba sounding ke pemegang kebijakan untuk dijadikan program nasional. Nanti akan memunculkan adanya sistem integrasi malapari ternak atau SIMTEK. Ini bukan untuk bermaksud menggantikan tetapi menjadikan pilihan,"
Untuk mendukung produksi bibit dan riset, PT Santi Energi Hijau membangun fasilitas persemaian PoMa Hub pada 2026, bekerja sama dengan mitra Jepang, FourPride, dengan BRIN sebagai mitra riset.
Langkah berikutnya adalah uji kandungan antinutrisi, trial pakan pada hewan target, dan penyusunan kebijakan agar pemanfaatan bungkil malapari dapat diadopsi secara lebih luas di sektor peternakan.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
UNAS Perkuat Program Beasiswa: Dorong Magang dan Kemandirian
UNAS memberi beasiswa kepada 67 mahasiswa sekaligus mendorong magang dan kemandirian ekonomi lewat pengemban...
5 Kriteria Memilih Software Stok Barang Terbaik di Indonesia
Pelajari lima kriteria penting untuk memilih software stok barang yang akurat, terintegrasi, dan sesuai alur...
BSSN Kukuhkan 59 TTIS Percepat Respons Insiden Siber
BSSN mengukuhkan 59 TTIS di Depok pada 6 Oktober 2026 untuk mempercepat respons dan memperkuat ketahanan lay...
Webb Ungkap Kelahiran Bintang di Nebula NGC 7129
Teleskop Webb merekam proses pembentukan bintang di Nebula NGC 7129 pada 7 Oktober 2026, menampilkan LkH Alp...
Curiosity Abadikan Fajar Mars, Tebing Yardang Mount Sharp Terkuak
Curiosity menangkap panorama fajar Mars yang memperlihatkan tebing yardang di Mount Sharp; foto diambil 11 A...
Tak Hanya Putih: Kapas Tumbuh dalam Beragam Warna
Kapas tak selalu putih; ada varietas cokelat, merah, hingga hijau yang punya potensi lingkungan dan fungsion...