DPR Minta BUMN Perkuat Dukungan Konservasi Terumbu Karang Bali
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian terumbu karang di Bali. Dorongan itu disampaikan usai kunjungan kerja spesifik di Badung, Bali, Jumat, 17 Juli 2026, dengan alasan bahwa dukungan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan konservasi ekosistem pesisir.
Dorongan keterlibatan BUMN lewat program TJSL
Anggota Komisi IV, Sonny T., menilai bantuan konservasi yang pernah diberikan belum berlanjut sehingga kelompok lokal banyak bergantung pada inisiatif mandiri. Oleh karena itu, ia mendorong peran badan usaha milik negara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Banyak hal luar biasa yang sudah mereka lakukan, tetapi konservasi terumbu karang tidak bisa hanya dibantu sekali kemudian selesai. Ada perawatan dan pemeliharaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.
Sonny menyebutkan pertemuannya dengan Direktur Utama ID FOOD sebagai salah satu upaya konkret untuk meminta keterlibatan BUMN. Ia menegaskan bahwa kewajiban sosial perusahaan diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, sehingga dukungan korporasi dapat dimobilisasi secara sistematis.
Kebetulan tadi bertemu dengan Direktur Utama ID FOOD dan saya meminta agar BUMN juga bergotong royong memberikan dukungan. Dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, perusahaan memiliki kewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial, Alhamdulillah, beliau menyanggupi.
Kebutuhan pendanaan dan peran kementerian
Selain mengajak BUMN, Sonny meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih aktif menyampaikan kebutuhan riil masyarakat ke DPR saat penyusunan anggaran. Ia menekankan bahwa temuan lapangan harus menjadi dasar pembahasan anggaran agar program konservasi dapat berkelanjutan.
Kalau kebutuhan di lapangan tidak pernah disampaikan, bagaimana anggarannya bisa ada? Persoalan masyarakat harus dirumuskan dengan baik, kemudian kita carikan anggarannya.
Langkah ini bertujuan supaya dukungan tidak berhenti pada bantuan sekali waktu, melainkan menjadi program terencana yang melibatkan berbagai pihak. Pendekatan seperti itu diharapkan mengurangi beban masyarakat lokal yang selama ini mengandalkan inisiatif sendiri.
Manfaat ekologis dan ekonomi pelestarian
Sonny menegaskan pelestarian terumbu karang memberikan manfaat ganda: menjaga ekologi sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat. Ia merujuk pada potensi sektor perikanan dan pariwisata yang akan berkembang jika kondisi ekologi pesisir tetap terjaga.
Ini bukan hanya persoalan ekonomi. Ketika ekologinya dijaga, manfaat ekonominya juga akan dirasakan masyarakat.
Penutup: konsolidasi untuk keberlanjutan
Rencana memperkuat peran BUMN melalui TJSL dan perbaikan komunikasi antara kementerian dan DPR menjadi fokus untuk memastikan program konservasi terumbu karang di Bali berkelanjutan. Ke depan, konsolidasi anggaran dan pelibatan berbagai pemangku kepentingan akan menentukan kelangsungan upaya restorasi dan pemeliharaan ekosistem pesisir.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...