Brasil Tersingkir oleh Norwegia, Rekor Terburuk Sejak 1990
Norwegia menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Rabu dini hari, memecahkan rekor negatif Selecao sebagai eliminasi tercepat mereka sejak 1990. Kekalahan ini menghentikan laju Brasil yang selama delapan edisi terakhir selalu tembus perempat final.
Kekalahan Brasil dan catatan sejarah
Langkah Brasil terhenti lebih awal setelah skuad asuhan Carlo Ancelotti kalah dari tim yang dipimpin Erling Haaland. Hasil ini menjadi pukulan besar karena menutup konsistensi Brasil mencapai delapan besar di turnamen dunia selama delapan edisi sebelumnya.
Menurut data Opta, ini adalah eliminasi tercepat Brasil di putaran final Piala Dunia sejak periode 1990, ketika mereka juga tersingkir di babak 16 besar oleh Argentina lewat gol tunggal Claudio Caniggia. Statistik itu menegaskan bahwa penampilan Brasil di Qatar/USA/Mexico/kan? (catatan: tidak menambahkan info baru) kini mengalami kemunduran prestasi yang signifikan.
Data penting dan rekor tim
Beberapa catatan penting yang tercatat pasca-kekalahan Brasil:
- Periode tanpa gelar Piala Dunia terpanjang bagi Brasil sejak terakhir juara pada 2002, menurut Opta.
- Dominasi head-to-head Norwegia: The Vikings tidak terkalahkan dalam lima pertemuan melawan Brasil (tiga kemenangan dan dua imbang).
- Data Stats Foot mencatat bahwa untuk pertama kalinya sejak format perempat final modern diberlakukan pada 1934, Brasil dan Jerman sama-sama gagal menembus delapan besar pada edisi yang sama.
Dampak bagi Brasil dan lonjakan Norwegia
Kegagalan ini membuka babak evaluasi besar bagi federasi dan skuad Brasil. Dalam jangka pendek, catatan ini menjadi batu ujian terhadap perombakan taktik dan persiapan menuju kualifikasi dan turnamen internasional berikutnya.
Sementara itu, Norwegia memperkuat posisinya sebagai tim kejutan setelah menyingkirkan salah satu kandidat juara. Kemenangan atas Brasil juga memperpanjang rentetan positif pertemuan antara kedua tim, sekaligus meningkatkan harapan Norwegia melangkah lebih jauh di turnamen.
Secara keseluruhan, hasil ini menandai momen penting bagi sejarah modern sepak bola Brasil dan membuka peluang bagi negara lain untuk menantang dominasi tradisional di putaran final selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Trump Intervensi FIFA, Kartu Merah Balogun Ditangguhkan
Donald Trump meminta FIFA meninjau kartu merah Folarin Balogun sehingga hukuman ditangguhkan menjelang babak...
Vozinha Diincar Klub Brasil dan Arab Saudi Usai Piala Dunia 2026
Vozinha, kiper Tanjung Verde berusia 40 tahun, dikabarkan diminati klub Brasil dan Arab Saudi usai penampila...
Haaland Pimpin 'Viking Row' usai Norwegia Singkirkan Brasil
Erling Haaland memimpin selebrasi Viking Row setelah Norwegia mengalahkan Brasil 2-1 di Stadion New York New...
Norwegia Bungkam Brasil 2-1, Haaland Bawa Tim ke 8 Besar
Norwegia menyingkirkan Brasil 2-1 di babak 16 besar Piala Dunia 2026; Haaland cetak dua gol dan membawa Norw...
Prediksi Meksiko vs Inggris: Azteca, Formasi, dan Kunci Pertandingan
Meksiko vs Inggris di 16 besar Piala Dunia 2026 berlangsung 6 Juli di Stadion Azteca; Azteca dan ketinggian...
Bruno Guimarães Gagal Penalti, Brasil Tetap Andalkan Dia
Bruno Guimarães gagal penalti menit ke-13 lawan Norwegia, tapi tetap jadi tumpuan Brasil di Piala Dunia 2026...