Basket Putri Underdog Siap Buktikan Diri di Asian Games
Timnas Basket Putri Indonesia mendapat suntikan motivasi setelah kunjungan Chef de Mission Todotua Pasaribu ke pemusatan latihan di Surabaya, Kamis, 30 Juli 2026. Kunjungan itu memperkuat persiapan tim menjelang Asian Games di Jepang dan menegaskan dukungan nonteknis agar atlet fokus bertanding.
Kunjungan CdM dan respons pemain
Kehadiran Todotua disambut positif oleh pemain, termasuk guard Prisila Karen. Menurut Prisila, perhatian dari tim CdM memberi dorongan moral bagi seluruh skuad.
"Kami senang dan berterima kasih, semoga basket putri semakin mendapat perhatian. Kami akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia di Asian Games,"
Prisila menegaskan tim datang sebagai underdog namun bertekad menunjukkan kemampuan terbaik saat berhadapan dengan tim-tim kuat seperti China dan Korea Selatan.
"Kami datang sebagai underdog, tapi ingin membuktikan bahwa kami juga bisa bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaik,"
Persiapan tim dan komposisi pemain
Manajer tim, Christopher, menyatakan pemusatan latihan berlangsung sejak Mei 2026. Program latihan difokuskan untuk mempercepat regenerasi pemain dan membangun chemistry tim baru.
Christopher menyebut sekitar 70 persen komposisi tim saat ini merupakan pemain baru. Meski banyak wajah baru, target kompetitif tetap dipertahankan.
"Target kami tetap di delapan besar seperti Asian Games sebelumnya,"
Menurut manajemen, Asian Games sekaligus menjadi momen penting untuk menambah pengalaman sebelum SEA Games tahun depan.
Masalah administratif dan dukungan CdM
Todotua menjelaskan alasan kunjungan adalah memastikan seluruh kebutuhan nonteknis atlet terpenuhi. Fokusnya adalah menghapus gangguan di luar lapangan sehingga persiapan di lapangan berjalan lancar.
"Kami berdiskusi mengenai kebutuhan nonteknis agar atlet fokus bertanding tanpa terganggu persoalan di luar lapangan,"
Tim CdM juga berjanji membantu pengurusan administrasi perjalanan dan akomodasi hingga kebutuhan di Jepang selesai. Christopher berharap dukungan ini bisa menyelesaikan kendala perizinan bagi tiga pemain yang sedang menempuh studi di Amerika Serikat.
"Semoga bisa dibantu melalui Konjen di AS agar mereka dapat memperkuat tim di Asian Games,"
Proyeksi dan harapan
Dengan kombinasi pemain muda dan dukungan manajemen, Basket Putri menargetkan tampil kompetitif dan memberikan kejutan di Asian Games. Tim memandang event ini sebagai tolok ukur perkembangan jelang turnamen regional berikutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Leica Al Humaira Lubis Sumbang Perunggu ke-4 untuk Indonesia
Leica Al Humaira Lubis raih perunggu kumite +68kg di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 usai kalahkan wakil Kirgi...
Srikandi Bulutangkis Putri Singgah ke Rumah Indonesia Usai Menang
Tim Putri Badminton Indonesia singgah ke Rumah Indonesia untuk makan dan melepas rindu setelah menang 3-0 at...
Indonesia Naik ke Peringkat 8 di Klasemen Asian Games 2026
Indonesia naik ke peringkat delapan klasemen Asian Games 2026 setelah meraih 1 perak dan 3 perunggu hingga 2...
Seraf Naro Siregar Sabet Perunggu, Medali Pertama Indonesia di Asian Games
Seraf Naro Siregar merebut medali perunggu nomor Men’s Changquan dan menjadi peraih medali pertama Indonesia...
Soft Tennis Beregu Putra Raih Medali Perunggu di Asian Games 2026
Tim soft tennis beregu putra Indonesia meraih medali perunggu setelah kalah 0-2 dari Jepang di semifinal Asi...
Moyes Enggan Bicarakan Eropa Meski Everton Tak Terkalahkan
Moyes meminta Everton tak bicara soal Eropa meski tak terkalahkan; ia khawatir pengalaman musim lalu dan efe...