Basarnas Temukan 11 Korban KM Virgo, Total 64 Meninggal
Basarnas kembali menemukan 11 jasad korban KM Virgo Transport 8 pada Sabtu, 26 September 2026, hari ke-14 operasi pencarian. Temuan tersebar di sekitar lokasi kapal tenggelam di Laut Jawa dan beberapa perairan Kalimantan Tengah. Dengan tambahan ini, tercatat 172 dari 243 penumpang dalam manifes telah ditemukan hingga Sabtu pukul 20.00 Wita.
Rangkuman temuan dan kondisi korban
Data Basarnas mencatat rincian penemuan: 108 orang selamat, 64 meninggal, dan 71 masih hilang. Penambahan 11 jasad memperbarui catatan resmi tim SAR gabungan yang menangani kecelakaan tersebut.
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Dalam manifes | 243 |
| Ditemukan | 172 |
| Selamat | 108 |
| Meninggal | 64 |
| Masih dicari | 71 |
Detail lokasi dan proses evakuasi
Empat jasad ditemukan di lokasi kapal tenggelam oleh tim penyelam gabungan melalui sortie I hingga IV. Keempat korban dievakuasi menggunakan KN SAR Pacitan dan dipindahkan ke KRI Gusti Ngurah Rai untuk penanganan lebih lanjut.
Selanjutnya, korban diterbangkan dengan helikopter HS Panther 1311 yang mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, pada pukul 18.18 Wita. Sementara itu, Kantor SAR Palangka Raya melaporkan tujuh jasad ditemukan di perairan Kalimantan Tengah: empat di Kabupaten Sukamara, dua di Kabupaten Seruyan, dan satu di Sungai Cabang, Pangkalan Bun.
Semua jasad yang ditemukan ditangani sesuai prosedur, termasuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga melalui mekanisme resmi.
Koordinasi dan kelanjutan operasi SAR
Basarnas menyatakan seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian terhadap 71 korban yang belum ditemukan. Koordinasi diperkuat di lokasi utama dan wilayah lain yang berpotensi menjadi tempat temuan korban.
“Operasi SAR masih terus kami laksanakan secara maksimal, setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga,”
Persatuan upaya melibatkan personel, kapal, penyelam, serta sarana pendukung lain dikerahkan secara berkelanjutan. Basarnas menegaskan operasi akan dilanjutkan hingga seluruh proses pencarian dan evakuasi dinyatakan tuntas.
Pencarian tetap berlangsung di hari-hari mendatang dengan penguatan patroli dan penyisiran area prioritas, sementara keluarga korban menunggu proses identifikasi untuk mendapatkan kepastian identitas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Bentuk Tim Khusus untuk Pendidikan Negeri Gratis
Presiden Prabowo membentuk tim khusus dipimpin Menko PMK untuk mengkaji anggaran pelaksanaan pendidikan nege...
Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Aksi 24 September
Polda Metro Jaya siapkan rekayasa lalu lintas situasional dan jalur alternatif pada 24 September 2026 untuk...
Komisi VII Dorong Penguatan Kendaraan Listrik untuk Kemandirian Transportasi
Komisi VII mendorong percepatan produksi kendaraan listrik guna kurangi ketergantungan bahan bakar fosil dan...
Prabowo Pantau Penanganan Karhutla di Kalimantan dan Sumatra
Presiden Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla (23 Sep 2026); total lahan terbakar 1.212,52 ha, 209,78...
Guru Non-ASN Bisa Ikut Tes PNS atau PPPK pada 2027
Guru non-ASN diberi kesempatan ikut tes PNS atau PPPK pada 2027; bila tidak lulus, tetap digaji melalui Dana...
DPR Minta Evaluasi Keselamatan Pelayaran Usai Kecelakaan KM Virgo
Komisi V DPR minta Dirjen Perhubungan Laut baru evaluasi sistem keselamatan pelayaran setelah kecelakaan KM...