Kediri Salurkan 7.542 Ton Beras ke 251.412 KK (Juli–Sept 2026)
KEDIRI – Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa memastikan penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli–September 2026 berjalan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran kepada keluarga yang berhak. Pernyataan itu disampaikan saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat pemantauan penyaluran di Balai Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kamis (10/9/2026).
Jumlah penerima dan mekanisme distribusi
Pemerintah kabupaten mencatat sebanyak 251.412 keluarga menerima bantuan untuk periode Juli–September 2026. Total alokasi beras untuk Kabupaten Kediri mencapai 7.542 ton.
Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras per bulan, atau 30 kilogram sekaligus untuk tiga bulan. Penyaluran dilaksanakan langsung di tingkat desa agar distribusi lebih terkontrol dan tepat sasaran.
| Wilayah | Penerima (KK) | Alokasi Beras (ton) | Jumlah per KK | Periode |
|---|---|---|---|---|
| Kabupaten Kediri | 251.412 | 7.542 | 10 kg/bulan (30 kg untuk 3 bulan) | Juli–September 2026 |
| Jawa Timur (total provinsi) | 5.690.353 | 170.710 | - | Juli–September 2026 |
Tujuan penyaluran dan dampak bagi warga
Penyaluran ini bagian dari upaya pemerintah menahan tekanan kenaikan harga pangan dan menjaga daya beli masyarakat. Dewi menilai program sangat membantu kelompok berpendapatan rendah.
"Warga mengucapkan terima kasih karena meskipun harga beras sedang naik, pemerintah hadir memberikan perlindungan. Enam bulan penyaluran ini sangat membantu masyarakat di Kabupaten Kediri," ujar Dewi Maria Ulfa.
Kebijakan pendukung
Menurut Dewi, bantuan langsung dipadukan dengan sejumlah kebijakan lain agar perlindungan pangan lebih menyeluruh. Kebijakan yang disebutkan meliputi:
- Penyediaan beras SPHP dengan harga terjangkau untuk menjaga stabilitas pasar.
- Penurunan harga jagung bagi peternak untuk menekan biaya produksi.
- Penyediaan beras kualitas menengah untuk kebutuhan industri tepung.
Rangkaian kebijakan itu direncanakan berjalan sampai akhir Desember 2026. Selain bantuan beras gratis, ada juga beras bersubsidi dan pasokan untuk industri sebagai bagian dari stabilisasi pangan.
Penutup: harapan ke depan
Dewi berharap kombinasi bantuan langsung dan kebijakan pasar dapat membantu masyarakat mempertahankan daya beli dan mengurangi beban akibat fluktuasi harga pangan. Penyaluran yang akurat dinilai krusial supaya bantuan benar-benar sampai kepada keluarga paling membutuhkan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Trenggalek Salurkan Air Bersih ke Desa Terpencil
PDI Perjuangan Trenggalek menyalurkan puluhan ribu liter air bersih gratis ke desa pegunungan seperti Ngulun...
PDIP Dorong Penguatan Digital Dashboard Transportasi Jatim
Fraksi PDIP DPRD Jatim mendorong Pemprov Jatim memperkuat Digital Dashboard sebagai basis kebijakan transpor...
Surabaya Diminta Perluas Perekaman IKD ke Balai RW
Anas Karno mendorong Pemkot Surabaya memperluas perekaman IKD sampai Balai RW untuk memastikan digitalisasi...
PDI Perjuangan Kirim Truk Tangki Atasi Krisis Air di Tuban
PDI Perjuangan Tuban mengerahkan truk tangki pada 10 Sept 2026 untuk mengatasi krisis air di Desa Sadang dan...
Rijanto Minta Laporan Cepat, Bantuan Beras untuk 170 KK
Bupati Blitar minta laporan cepat agar Pemkab segera salurkan bantuan beras dan air bersih bagi warga terdam...
Ipuk Dorong Pemberdayaan Perempuan saat Pelantikan GOW Banyuwangi
Bupati Ipuk minta GOW fokus pada ketahanan, kemandirian, dan literasi ekonomi perempuan saat pelantikan peng...