4 Atlet SOIna ke Regional Athlete Congress di Singapura
Empat atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) berangkat ke Singapura untuk mengikuti Regional Athlete Congress pada 3–6 Agustus 2026. Keberangkatan berlangsung dari Bandara Internasional Soekarno–Hatta pada 2 Agustus siang bersama empat pendamping. Mereka hadir untuk menyampaikan rekomendasi kebijakan terkait pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja bagi penyandang disabilitas intelektual di kawasan Asia Pasifik.
Siapa yang Berangkat
Delegasi Indonesia terdiri dari empat atlet dan empat pendamping. Para atlet berasal dari wilayah berbeda dan sudah dipilih untuk mewakili suara komunitas:
- Rizka Feryani Ciptaningrum (Jakarta)
- Stephanie Handojo (Jakarta)
- Yofan Aditya (Jakarta)
- Mufrida (Kalimantan Selatan)
Ketua Umum SOIna, Warsito Ellwein, mengantar langsung delegasi dan memberi pesan agar para atlet berani menyampaikan gagasan mereka.
"Apa yang paling penting menurut kalian sampaikan saja. Tidak perlu sungkan,"
Agenda dan Tujuan Kongres
Regional Athlete Congress adalah forum diskusi yang diselenggarakan Special Olympics International untuk kawasan Asia Pasifik. Kongres mempertemukan 44 atlet dan 44 mentor untuk membahas isu strategis.
- Pendidikan bagi penyandang disabilitas intelektual
- Kesehatan yang inklusif
- Lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi
Selama tiga hari, peserta akan terbagi dalam sesi pembahasan sesuai bidang tersebut. Hasil diskusi diharapkan menjadi rekomendasi yang dapat mempengaruhi kebijakan regional.
Persiapan Delegasi
Jelang keberangkatan, atlet dan mentor SOIna mengikuti rangkaian persiapan. Mereka dibekali melalui webinar yang diselenggarakan bersama pengurus Special Olympics Asia Pacific. Pelatihan ini difokuskan pada kemampuan menyampaikan pengalaman pribadi dan merumuskan rekomendasi.
Harapan dan Dampak
Selain tujuan kebijakan, Kongres dimaknai sebagai ajang bertukar pengalaman antarnegara. Warsito menilai interaksi langsung antaratlet akan memperkuat jaringan dan solidaritas regional.
"Secara tak langsung akan mendorong terjalinnya persahabatan di kawasan Asia Pasifik. Hal itu amat penting untuk bisa secara bersama membentuk platform dalam menyelesaikan persoalan yang ada,"
Delegasi Indonesia diharapkan kembali membawa rekomendasi konkret yang bisa diterjemahkan ke program nasional. Keterlibatan atlet dalam forum ini merupakan langkah penting dalam upaya inklusi dan pemberdayaan penyandang disabilitas intelektual.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kiandra Ramadhipa Raih Podium di Putaran Akhir Moto3 Junior Misano
Kiandra Ramadhipa finis kedua di Race 2 Moto3 Junior Misano dan menutup musim 2026 di posisi kelima dengan 1...
Persib Rekrut Igor Tolic sebagai Asisten Pelatih
Persib resmi mengganti asisten pelatih Goran Paulic dengan Igor Tolic, rekomendasi Bojan Hodak, diumumkan 2...
Panama Lolos Perempat Final Copa America 2024 usai Tumbangkan Bolivia
Panama melaju ke perempat final Copa America 2024 usai menaklukkan Bolivia 3-1; gol Fajardo, Guerrero, dan Y...
Uruguay Hentikan AS 1-0 dan Melaju ke Perempat Final Copa America
Uruguay menang 1-0 atas AS di Arrowhead dan melaju ke babak delapan besar Copa America lewat gol Mathias Oli...
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...