Ana/Trias Terhenti di Perempat Final BWF 2026 Usai Kalah 11-21, 11-21
Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari terhenti di babak perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah dikalahkan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, dengan skor 11-21, 11-21. Pertandingan berlangsung di Indra Gandhi Indoor Stadium, India, pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Hasil pertandingan dan faktor kekalahan
Skor dua gim yang cukup telak mencerminkan dominasi pasangan Korea pada hari itu. Ana/Trias sempat menyiapkan beberapa pola permainan, namun pasangan lawan dinilai lebih siap dan mampu menerapkan strategi secara konsisten.
Ana mengakui kesiapan lawan serta kurangnya kesabaran timnya sebagai faktor penentu hasil.
"Alhamdulillah tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Hari ini memang tidak mudah, kami sudah menyiapkan beberapa pola dan sudah coba menerapkannya tadi,"
"Tapi mereka sudah begitu siap dan alot sekali, ditambah kami pun kurang sabar. Akhirnya melakukan kesalahan,"
Evaluasi performa Ana/Trias
Walau hasil belum memuaskan, Ana menyatakan ada perkembangan yang dirasakan selama turnamen. Ia menilai peningkatan tersebut penting untuk dibawa ke kompetisi berikutnya.
"Secara hasil pastinya kami belum puas. Tapi ada beberapa progress peningkatan yang kami rasakan dan itu ingin kami terus pertahankan,"
Catatan dari Trias: konsistensi dan kesabaran
Meilysa Trias menyoroti aspek mental dan ritme permainan yang perlu diperbaiki. Menurutnya, menghadapi pasangan dengan pola stabil mengharuskan mereka lebih tahan dan sabar dalam menjalankan rencana.
"Kami harus bisa lebih tahan, lebih konsisten dan lebih sabar kalau bertemu dengan lawan dengan pola seperti mereka,"
Implikasi ke depan
Kekalahan ini mengakhiri langkah Ana/Trias di Kejuaraan Dunia 2026, namun juga memberi titik evaluasi teknis dan mental. Kedua pemain menyebutkan akan mempertahankan aspek peningkatan yang dirasakan sekaligus bekerja pada konsistensi dan kesabaran sebagai fokus latihan berikutnya.
Hasil ini menegaskan tantangan yang masih harus dihadapi para ganda putri Indonesia untuk bersaing dengan pasangan unggulan dunia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Daryz Juara Prix de l'Arc de Triomphe 2026 untuk Kedua Kali
Daryz dan joki Mickael Barzalona mempertahankan gelar Prix de l'Arc 2026 di ParisLongchamp pada 4 Oktober, j...
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...