Alwi Farhan Tersingkir di Babak Pertama China Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, tersingkir pada babak pertama China Open 2026 setelah kalah dari pemain India Ayush Shetty dengan skor 17-21, 21-5, 17-21. Pertandingan berlangsung selama 57 menit di Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Rabu 22 Juli 2026. Ini merupakan pertemuan ketujuh kedua pemain dan kekalahan ketiga bagi Alwi.
Detail pertandingan
Laga berjalan ketat dan berakhir melalui drama rubber match. Shetty merebut gim pertama 21-17, kemudian Alwi bangkit menekan dan memenangkan gim kedua 21-5. Namun di gim penentu, Ayush kembali mengambil alih dan menutup laga 21-17.
Cuaca di dalam arena juga mempengaruhi pola permainan. Menurut catatan pertandingan, kondisi angin membuat permainan menjadi tidak mudah bagi kedua pemain. Perubahan ritme dan variasi dari Shetty beberapa kali membuat Alwi kehilangan inisiatif.
Komentar Alwi
"Kondisi lapangan di sini memang sangat berangin jadi agak tricky untuk menerapkan pola permainan. Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya, variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman,"
Alwi menambahkan bahwa pada interval gim ketiga ia sebenarnya merasa memiliki keuntungan dan telah menyiapkan strategi untuk melanjutkan permainan, namun kenyataan di lapangan tidak berjalan sesuai rencana.
"Di gim ketiga setelah interval saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa tapi memang tidak sesuai yang diinginkan,"
Dampak dan rencana ke depan
Kekalahan ini tidak mematahkan semangat Alwi. Ia melihat hasil di China Open sebagai pelajaran penting, terutama soal manajemen tenaga dan pemulihan ketika harus tampil di turnamen berturut-turut.
"Pelajaran lagi hari ini bagaimana ketika di turnamen pertama sudah all out dan habis-habisan, persiapan back to back turnamennya atau minggu keduanya harus bisa lebih baik lagi. Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat balik, cepat reset,"
Alwi menyatakan akan segera mengalihkan fokus ke Kejuaraan Dunia yang berlangsung pada 25 hingga 31 Agustus 2026. Kegagalan di China Open dipandangnya sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kebugaran, strategi, dan kesiapan mental menghadapi ajang besar berikutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Menang 3-0 atas Bali United, Herdman Puas Perkembangan Timnas
Timnas Indonesia menang 3-0 atas Bali United (21 Juli 2026); John Herdman puas dengan perkembangan taktik da...
Evenepoel Juara Etape 16 Tour de France, Pangkas Jarak ke Pogacar
Remco Evenepoel juara etape 16 Tour de France di Jenewa, memangkas jarak dengan Tadej Pogacar menjadi 4 meni...
Scaloni Isyarat Selesaikan Kontrak Usai Kekalahan Piala Dunia 2026
Scaloni memberi sinyal akan menyelesaikan kontraknya hingga Desember 2026 setelah Argentina kalah di final P...
Messi: Luka Kekalahan Final Piala Dunia 2026 Masih Terasa
Lionel Messi masih merasa sakit setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026; ia menyi...
Argentina Gagal Juara, Milei Tetapkan Libur Nasional untuk Tim
Presiden Javier Milei mengumumkan hari libur nasional untuk merayakan pulangnya tim Argentina dari Piala Dun...
Piala Dunia 2030 Bisa Diikuti 64 Negara, FIFA Mulai Bahas
FIFA mulai membahas wacana Piala Dunia 2030 dengan 64 negara setelah usulan CONMEBOL; kajian mencakup jadwal...