Mengenang 8 Tokoh Penting dalam Sejarah RRI
Radio Republik Indonesia (RRI) akan memasuki usia 81 tahun pada 2026. Menjelang peringatan itu, delapan tokoh dikenang atas peran penting mereka dalam membangun fondasi penyiaran nasional. RRI berdiri pada 11 September 1945 dan sejak awal menjadi saluran utama menyuarakan kemerdekaan kepada rakyat dan dunia.
Berikut delapan tokoh yang memberi kontribusi signifikan pada perjalanan penyiaran Indonesia:
- Jusuf Ronodipuro
- Mangkunegoro VII
- Sutarjo Kartohadikusumo
- Abdulrachman Saleh
- Maladi
- Gusti Nurul
- Sarsito Mangunkusumo
- Bung Tomo
Jusuf Ronodipuro
Jusuf Ronodipuro dikenal sebagai pelopor penyiaran perjuangan. Ia menyebarkan berita Proklamasi lewat siaran Hoso Kyoku, radio Jepang yang ada di masa itu. Langkahnya membantu menyatukan semangat kemerdekaan di kalangan masyarakat.
Mangkunegoro VII
Mangkunegoro VII mendirikan Solosche Radio Vereeniging (SRV) pada 1 April 1933. Pendiriannya menjadi tonggak penting perkembangan penyiaran pribumi sebelum kemerdekaan. Momen itu kelak terkait dengan penetapan Hari Penyiaran Nasional setiap 1 April.
Sutarjo Kartohadikusumo
Sutarjo berperan memperjuangkan keberadaan penyiaran pribumi. Ia menjembatani hubungan radio rakyat dengan organisasi seperti NIROM. Sutarjo juga menjadi ketua Perikatan Perkumpulan Radio Ketimuran (PPRK) untuk memperkuat organisasi penyiaran pribumi.
Abdulrachman Saleh
Abdulrachman Saleh memimpin VORO sebelum dipercaya sebagai pemimpin pertama Radio Republik Indonesia. Selain kiprah di radio, ia dikenal sebagai Bapak Ilmu Faal Indonesia, mencerminkan peran ganda sebagai ilmuwan dan pejuang.
Maladi
Maladi aktif sebagai penyiar olahraga di SRV dan merupakan penggerak pertemuan tokoh radio Indonesia. Ia mengusulkan pentingnya organisasi radio nasional yang berkontribusi pada kelahiran RRI. Maladi juga terlibat dalam perintisan Televisi Republik Indonesia (TVRI) bersama Presiden Soekarno.
Gusti Nurul
Gusti Nurul mendukung kegiatan penyiaran SRV dan beberapa kali mewakili ayahnya, Mangkunegoro VII, saat peresmian pemancar. Pada 1936, pertunjukan tari Gusti Nurul di Belanda disiarkan langsung melalui SRV, menunjukkan kemampuan radio memperkenalkan seni Indonesia ke dunia.
Sarsito Mangunkusumo
Sarsito termasuk tokoh pendiri SRV dan aktif bersama Sutarjo menginisiasi pertemuan tokoh radio yang melahirkan PPRK. Ia juga berkontribusi dalam pengelolaan organisasi yang menjadi ruang bertukar gagasan penyiaran pribumi.
Bung Tomo
Bung Tomo dikenal lewat pidato-pidatonya yang disiarkan RRI saat peristiwa perjuangan Surabaya. Seruannya membangkitkan semangat arek-arek Surabaya menghadapi pasukan Inggris. Kasusnya menggambarkan bagaimana RRI berperan langsung dalam momentum perjuangan nasional.
Delapan tokoh ini memiliki latar dan kontribusi berbeda, namun sama-sama menegaskan peran krusial suara publik dan medium radio dalam sejarah bangsa. Seiring RRI memasuki usia ke-81, warisan mereka menjadi pengingat pentingnya penyiaran sebagai bagian dari identitas dan perjuangan kemanusiaan Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...