Menteri BKKBN Wihaji Kunjungi Dairi, Tekankan Percepatan Penurunan Stunting
Sidikalang, Dairi — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji S.Ag., M.Pd., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dairi pada Kamis (4/6). Kunjungan berlangsung di Balai Budaya Sidikalang dan menghadirkan pertemuan dengan tim pendamping keluarga (TPK) dari Dairi dan Pakpak Bharat. Agenda utama adalah percepatan penurunan stunting, penguatan program Bangga Kencana, serta pemenuhan gizi anak.
Fokus kunjungan
Dalam pertemuan itu, Menteri Wihaji bertemu dengan sekitar 800 kader tim pendamping keluarga. Ia menekankan bahwa pemenuhan gizi sejak dini merupakan kunci membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Kunjungan juga dimaksudkan untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan keluarga di tingkat kabupaten.
Suasana dan sambutan lokal
Sebagai bentuk penghormatan, Wihaji dan rombongan mengenakan pakaian adat Pakpak saat tiba di Dairi. Mereka disambut Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, pimpinan dari Pakpak Bharat, serta unsur Forkopimda setempat. Kehadiran menteri disambut secara resmi untuk mempertegas komitmen daerah terhadap program nasional.
Program lokal dan capaian
Pemerintah Kabupaten Dairi melaporkan sejumlah langkah nyata untuk memperbaiki gizi dan menurunkan stunting. Kabupaten ini menjadi salah satu penerima program Sekolah Rakyat, dan telah membangun 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut penjelasan daerah, SPPG memiliki multiplier effect yang tidak hanya meningkatkan status gizi anak, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran.
Respons pemerintah daerah
Bupati Vickner Sinaga menyampaikan tantangan akibat pemotongan anggaran. Ia mengatakan keterbatasan anggaran memaksa pemerintah daerah mencari solusi kreatif agar program pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap berjalan.
Meski demikian, menurut Vickner, komitmen untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN) tetap dijaga melalui berbagai inisiatif lokal.
Peserta dan tokoh yang hadir
- Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia
- Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan Wakil Bupati Mutsyuhito Solin
- Kejari Dairi Bima Yudha Asmara
- Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani
- Pimpinan OPD, Ketua TP PKK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat
Kunjungan ini menjadi momentum untuk menyinergikan kebijakan pusat dan program di daerah. Penguatan kapasitas kader TPK dan perluasan layanan gizi diharapkan mendorong penurunan angka stunting secara berkelanjutan di Dairi dan sekitarnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...