Wamen Transmigrasi: Nobar Semifinal Piala Dunia Pererat Silaturahmi
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyatakan nonton bareng (nobar) semifinal Piala Dunia 2026 menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai sportivitas. Kegiatan digelar di Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis dini hari, 16 Juli 2026, dan diikuti pejabat serta pegawai Kementrans.
Nobar di kantor Kementrans
Acara nobar dihadiri Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara bersama Wakil Menteri Viva Yoga serta jajaran Kementrans. Selain menonton pertandingan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat hubungan antarpegawai dan komunitas transmigran yang tersebar di berbagai daerah.
"Kita hadir tidak hanya menonton pertandingan. Kita juga mempererat dengan pegawai di daerah dan para transmigran yang berada di berbagai kawasan,"
Viva Yoga menegaskan bahwa perbedaan dukungan tim tidak memecah kebersamaan. Ia mengajak pegawai untuk menjaga sportivitas selama nobar berlangsung.
"Saya mendukung Argentina. Bila ada yang mendukung Inggris, silakan,"
Pelajaran dari pertandingan
Pertandingan semifinal berjalan sengit sejak babak pertama. Inggris unggul melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55, namun Argentina membalas lewat Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez untuk menang 2-1.
Viva Yoga memaknai balikkan keadaan itu sebagai pelajaran tentang ketekunan dan kerja tim. Menurutnya, disiplin dan strategi menjadi kunci mencapai hasil akhir yang diinginkan.
"Pertandingan belum selesai selama wasit belum meniup peluit akhir. Semangat hingga akhir inilah yang perlu kita pegang,"
Dukungan, jangkauan, dan partisipasi
Nobar yang digelar Kementrans didukung oleh TVRI dan diadakan serentak di sejumlah balai transmigrasi. Kegiatan juga disiarkan secara daring sehingga menjangkau transmigran di berbagai titik.
- Balai transmigrasi Denpasar
- Pekanbaru
- Banjarmasin
- Malaka
- Rempang
- Yogyakarta
- Transmigran di Barelang, Salor, dan Malaka
Impak dan tindak lanjut
Viva Yoga juga menyampaikan pesan dari Menteri Transmigrasi bahwa nilai-nilai yang muncul dalam sepak bola dapat diterapkan dalam program transmigrasi. Menurut kedua pejabat, semangat juang, disiplin, dan kerja sama perlu dikembangkan untuk meningkatkan kualitas masyarakat transmigrasi.
"Hal-hal inilah yang menurut Bapak Menteri perlu dikembangkan di masyarakat agar Indonesia menjadi lebih baik,"
Kementrans menilai kegiatan sederhana seperti nobar bisa menjadi media pembelajaran nonformal yang efektif. Ke depan, kementerian akan terus mencari cara melibatkan pegawai dan transmigran dalam kegiatan yang memperkuat kebersamaan dan kapasitas komunitas.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Iva Jovic Pertahankan Gelar di Guadalajara, Kalahkan Stearns
Iva Jovic mempertahankan gelar Guadalajara Open setelah menaklukkan Peyton Stearns 6-4, 6-2 pada 20 Septembe...
Yoga Ardika Putra Sumbang Medali Teqball Indonesia di Asian Games
Yoga Ardika Putra meraih medali perunggu teqball Asian Games 2026 di Nagoya pada 20 September 2026, menambah...
Menpora Apresiasi Penampilan Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
Menpora Erick Thohir memuji penampilan Kontingen Indonesia pada pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan...
Wushu Seraf Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games
Seraf Naro Siregar menyumbang medali perunggu pertama Indonesia di Asian Games Aichi–Nagoya 2026 pada nomor...
Putri Indonesia Menang 3-0 atas Mongolia di Asian Games 2026
Tim bulutangkis putri Indonesia menang 3-0 atas Mongolia di Asian Games 2026 dan langsung lolos ke babak ber...
Sumaya ke Final Teqball Asian Games 2026, Bidik Emas
Sumaya melaju ke final teqball Asian Games 2026 di Nagoya dan akan hadapi Wai Khin Hnin; kelolosan ini memas...