Tips Memilih Hewan Kurban Sehat Menjelang Iduladha 1447
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, masyarakat diminta memastikan hewan kurban sehat dan layak disembelih. Dokter hewan Ahmad Syifa Sidik menjelaskan ciri fisik, perilaku makan, hingga dokumen yang perlu diperiksa sebelum membeli kambing, domba, sapi, atau kerbau.
Ciri fisik hewan sehat
Sebelum membeli, periksa kondisi fisik hewan secara teliti. Hewan sehat biasanya memiliki postur tegap dan posisi kaki menapak sempurna pada tanah.
- Kuku tampak mengilap alami dan tidak pecah; pangkal kuku bebas luka atau kelainan.
- Bulu atau rambut bersih dan cerah tanpa gangguan kulit.
- Mata terlihat terang dan tidak mengeluarkan lendir atau belekan.
- Hidung basah; mulut tidak berluka, tidak berkeropeng, dan tidak berair liur berlebih.
“Memilih hewan kurban yang sehat dan tidak berpenyakit merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Hal itu untuk menjaga kualitas daging kurban,”
— Ahmad Syifa Sidik, dokter hewan
Nafsu makan dan kondisi kotoran
Nafsu makan adalah indikator penting kesehatan ternak. Hewan sehat umumnya lahap saat diberi pakan dan mengonsumsi dengan normal.
Periksa juga kotoran. Kotoran hewan sehat tidak terlalu lembek, tidak cair, dan tidak sangat kering. Bentuk serta tekstur kotoran yang stabil saat jatuh ke tanah menandakan pencernaan yang baik.
Periksa mulut dan respons makan
Selain penampakan luar, amati mulut dan perilaku saat makan. Hindari hewan dengan lidah menjulur atau produksi air liur berlebih.
“Bagian mulut juga tidak ada keropeng atau luka. Lidah tidak menjulur keluar serta tidak ada air liur berlebihan,”
— Ahmad Syifa Sidik, dokter hewan
Dokumen kesehatan dan tempat pembelian
Dokumen resmi penting untuk memastikan legalitas serta kesehatan hewan. Masyarakat disarankan meminta surat keterangan sehat yang ditandatangani dokter hewan berwenang dan dilengkapi cap resmi.
“Paling utama cek kelengkapan dokumen, terutama surat keterangan sehat dari dokter hewan berwenang,”
— Ahmad Syifa Sidik, dokter hewan
Selain itu, beli dari lapak resmi dan penjual terpercaya untuk mengurangi risiko mendapatkan hewan sakit. Langkah sederhana ini membantu menjaga kualitas daging kurban yang nantinya dibagikan ke masyarakat.
Dengan mengecek ciri fisik, nafsu makan, kotoran, dan dokumen, pembeli dapat memastikan hewan kurban aman dan layak. Persiapan ini penting agar daging kurban sehat saat dibagikan pada Iduladha.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...