Timnas Voli Putri U18 Siap Tampil di Princess Cup dan AVC
Timnas Voli Putri U18 Indonesia resmi menggelar pelatihan nasional (pelatnas) untuk 12 pemain sebagai persiapan menghadapi Princess Cup dan AVC U18 di Thailand.
Pelatnas dipimpin pelatih kepala
Pelatnas berlangsung di bawah arahan pelatih kepala Angga Hasan Mubarok. Program ini dirancang untuk mematangkan taktik, fisik, dan kekompakan skuad menjelang dua turnamen internasional tersebut.
Asisten pelatih Bobby Ade Setiawan menjelaskan bahwa pelatnas juga menyesuaikan pemain muda yang sedang mengikuti program timnas senior agar adaptasi berjalan mulus.
Peran pemain senior dalam proses adaptasi
Bobby menegaskan dua pemain yang kini masuk pelatnas timnas senior tetap berlatih penuh bersama kelompok U18 selama periode pemusatan. Tujuannya agar mereka mengikuti program pelatih dan menyelaraskan gaya permainan tim.
"Keduanya saat ini masuk pelatnas timnas senior. Selama Pelatnas U18 mereka akan berlatih dengan pemain lainnya untuk menyesuaikan dengan program pelatih," kata Bobby Ade Setiawan.
Susunan pemain dan komposisi tim
Pelatih memilih komposisi yang seimbang antara serangan dan pertahanan. Dua setter menjadi tulang punggung distribusi bola, sedangkan satu libero disiapkan sebagai andalan bertahan.
- Setter: Shakira Ayu Tirta Wijaya, Clarissa Thomas
- Libero: Nathania Putri Prasetra
- Middle blocker: Rowina Ulfiyah Tacita Azmi, Ibovna Anindya Thalita Sahuri, Yzuri Aida Najera Katalina
- Opposite: Khanza Putri Yansi Ganeshtri, Arimbi Syifana Andayani
- Outside hitter: Venis Dri Oktaviani, Tina Syifa Sabila Salim, Zebe Hawlyy Almadina Pramesti, Vania Nurfatima Hafani
Fokus latihan dan harapan tim
Latihan menitikberatkan pada koordinasi blok-serangan, variasi tempo serangan, dan peningkatan daya tahan. Tim pelatih berharap kombinasi pemain di depan net dan pertahanan di belakang bisa menjadi kekuatan utama.
Target jangka pendek adalah tampil kompetitif di Princess Cup, lalu lanjut uji kemampuan di AVC U18 di Thailand sebagai tolok ukur kemampuan regional.
Prospek ke depan
Jika proses adaptasi dan program pelatnas berjalan sesuai rencana, tim diharapkan menunjukkan perkembangan signifikan. Keberhasilan di dua turnamen internasional tersebut dapat membuka peluang pengembangan pemain untuk tim senior.
Perhatian kini tertuju pada adaptasi pemain muda dan efektivitas program pelatih menjelang pertandingan resmi.
Berita Terkait
Sean Sweeney Dipilih Pimpin Orlando Magic
Sean Sweeney dipilih menjadi pelatih kepala Orlando Magic; kontrak masih dalam tahap finalisasi dan ia mengu...
Casper Ruud Lolos ke 16 Besar Roland Garros 2026
Casper Ruud bangkit dari ketinggalan dua set dan menang 5 set atas Tommy Paul untuk melaju ke 16 besar Rolan...
Andakara Prastawa: Bangkit dari Kegagalan di KITA Season 2026
Andakara Prastawa jadi fokus episode perdana KITA Season 2026, menceritakan proses bangkitnya setelah gagal...
Yesaya Saudale: Berani Keluar dari Zona Nyaman
Yesaya Saudale tampil di episode perdana KITA Season 2026, menceritakan keputusan besar yang memengaruhi kar...
Hornbills vs Kesatria: Tiket Semifinal IBL 2026 Diperebutkan
Bogor Hornbills dan Kesatria Bengawan Solo bentrok di gim ketiga Playoffs IBL GoPay 2026, Sabtu 30 Mei 2026...
PBVSI Panggil 12 Pemain Timnas Voli Putri U18 ke Thailand
PBVSI memanggil 12 pemain Timnas Voli Putri U18 untuk pelatnas menuju Princess Cup dan AVC U18 di Nakhorn Ra...