Otomotif

Throttle LAnd 2026 Satukan Komunitas Motor Lintas Genre di Jakarta

Bagikan:
Suasana festival motor Throttle LAnd mempertemukan berbagai komunitas roda dua di Jakarta

Throttle LAnd 2026 akan menjadi pertemuan besar ekosistem roda dua Indonesia dengan konsep cross-genre moto festival. Acara digelar pada 29 Agustus 2026 di Mitra Terrace, Gatot Subroto, Jakarta Pusat untuk mempertemukan komunitas dan pecinta motor dari berbagai genre, sekaligus merayakan kultur berkendara nasional.

Konsep dan tujuan festival

Throttle LAnd dirancang sebagai ruang bersama bagi komunitas motor yang berbeda karakter. Event ini menampilkan komunitas dari genre sport, klasik, custom, adventure, supermoto, skutik, hingga motor listrik.

Menurut Project Director, tujuan utamanya adalah menyatukan komunitas agar saling bertukar inspirasi dan memperkuat rasa kebersamaan antarpecinta roda dua.

"Throttle LAnd hadir untuk menyatukan seluruh genre komunitas motor dalam satu festival. Kami ingin menghadirkan ruang bagi seluruh pecinta roda dua untuk bertemu, berbagi inspirasi, dan merayakan kultur berkendara Indonesia tanpa memandang jenis motor," ujar Adam Hadziq, Project Director Throttle LAnd 2026.

Sponsor dan dukungan komunitas

Festival mendapat dukungan utama dari Bold Riders yang membawa semangat The Spirit of Brotherhood ke acara ini. Jaringan Bold Riders mencakup lebih dari 600 komunitas motor lintas genre di Indonesia.

Lebih dari 250 anggota Bold Riders dari berbagai daerah dijadwalkan hadir pada hari-H, memperkuat unsur silaturahmi dan kolaborasi antarkomunitas.

"Bold Riders lahir sebagai wadah bagi komunitas motor. Setiap komunitas punya karakter dan kebanggaannya masing-masing, dan Throttle LAnd menjadi tempat untuk semua bisa berkumpul tanpa harus jadi seragam. Buat kami, itulah The Spirit of Brotherhood," ujar Matthew Raynaldi, Brand Communications Bold Riders.

Kegiatan dan rangkaian acara

Sejak rangkaian pra-acara dimulai pada Juni 2026, lebih dari 50 komunitas telah terlibat dalam aktivitas Throttle LAnd di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Di hari acara, pengunjung bisa menemukan campuran budaya berkendara, lifestyle, dan brotherhood.

Beberapa kegiatan utama yang akan digelar meliputi:

  • Wheels Knock — gathering lintas genre dan riding bersama,
  • KURATOR — aktivitas cukur rambut di atas motor,
  • SABU — sarapan bubur bersama komunitas,
  • Roda Ria — penampilan DJ set di atas motor,
  • Rolling Wheels — riding bersama dengan pola keberangkatan non-sentral (tidak dari satu titik).

Partisipasi dan cakupan

Throttle LAnd tidak hanya bersifat pameran; acara ini melibatkan komunitas sebagai bagian dari kurasi dan program. Pendekatan ini dimaksudkan agar festival tumbuh dari kebutuhan komunitas dan tetap relevan setiap tahun.

Adanya partisipasi lintas daerah dan genre diharapkan membuka peluang kolaborasi antarkomunitas dan memperluas jaringan kegiatan roda dua di Indonesia.

Penutup: prospek ke depan

Dengan penggabungan berbagai genre dan dukungan jaringan komunitas yang luas, Throttle LAnd 2026 berpotensi menjadi platform tahunan untuk memperkuat kultur berkendara Indonesia. Jika pelaksanaan berjalan lancar, festival ini bisa menjadi model penyelenggaraan yang mengedepankan inklusivitas komunitas sekaligus menarik minat pelaku industri dan penggemar baru.

Fikri Hidayat
Penulis
Fikri Hidayat

Reporter otomotif yang membahas kendaraan terbaru, teknologi otomotif, dan industri transportasi.

Berita Terkait