Lokal

Satgas PRR Tebar 10 Juta Benih Udang Pulihkan 300 Ha Tambak Langsa

Bagikan:
Penebaran benih udang vaname di tambak Gampong Sungai Pauh Pusaka, Langsa

LANGSA — Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Pemerintah Kota Langsa menebar 10 juta benih udang vaname untuk memulihkan 300 hektare tambak masyarakat di Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Rabu (7/10). Penebaran dilakukan secara simbolis oleh Ketua Tim Satgas PRR Pusat Brigjen TNI (Mar) Dr Guslin SH MH dan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana.

Penebaran benih dan luasan intervensi

Kegiatan ini merupakan tahap kedua intervensi yang menambah pemulihan tambak seluas 245 hektare, setelah tahap pertama mencakup 55 hektare. Dengan penambahan ini, total benih yang disalurkan mencapai ±10.000.000 untuk 300 hektare, termasuk bantuan pakan untuk mempercepat pemulihan produksi.

Dukungan fiskal dan target pemulihan

Brigjen Guslin menegaskan fokus pemulihan pascabencana adalah mengembalikan aktivitas produktif masyarakat. Ia juga memastikan program pemulihan pusat berjalan hingga 2028 dengan alokasi anggaran besar untuk wilayah terdampak.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya menerima bantuan untuk bertahan. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat dapat kembali berproduksi, kembali memiliki penghasilan, dan secara bertahap membangun kembali kehidupannya melalui usaha yang mereka kuasai,”

Guslin menambahkan bahwa pemerintah pusat telah menganggarkan sekitar Rp101 triliun untuk provinsi terdampak sampai 2028, termasuk Aceh dan Kota Langsa. Ia juga menyebut indikator pemulihan Kota Langsa berada pada status hijau dan progres beberapa sektor sudah melampaui 60 persen.

Bantuan pendingin dan dampak ekonomi

Selain benih, pemerintah menyerahkan 45 paket coolbox kepada 10 Unit Pengolah Ikan (UPI) di Kota Langsa. Bantuan ini dimaksudkan untuk menjaga mutu hasil perikanan dan memperkuat rantai nilai usaha lokal.

“Alhamdulillah, sampai dengan hari ini Satgas PRR sangat banyak membantu Kota Langsa pascabencana. Khususnya hari ini kita membagikan bibit udang kepada kelompok masyarakat dengan jumlah luasan mencapai 300 hektare,”

Wali Kota Jeffry Sentana mengatakan penyerahan coolbox juga menjadi dukungan nyata bagi pelaku pengolahan hasil perikanan dan diharapkan meningkatkan pendapatan pembudidaya.

Kunjungan lapangan dan tindak lanjut

Setelah kegiatan penebaran, rombongan melanjutkan kunjungan ke Gampong Timbang Langsa untuk meninjau lokasi lahan hunian tetap (huntap), landasan pesawat, dan pelabuhan Kuala Langsa. Pemerintah berharap intervensi ini mendorong pemulihan berkelanjutan pada mata pencaharian dan rantai distribusi hasil perikanan.

Peserta dan pemangku kepentingan

Turut hadir sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga terkait, antara lain:

  • Wakil Ketua Satgas PRR Kombes Pol Reinhard Reimond Huwae SIK
  • Kapolres Langsa AKBP Hyrowo SIK
  • Perwakilan Dandim 0104/Aceh Timur
  • Sekda Kota Langsa Dra Suhartini MPd
  • Plt Kepala DPPKP Sopian MPd MM dan Kabid Perikanan Zulham ST
  • Kepala BPBD Kota Langsa Dr Yusuf Akbar MKM dan perwakilan KKP RI

Pemerintah pusat dan daerah menargetkan kelanjutan kolaborasi ini agar bantuan tidak sekadar membangun kembali fisik tambak, tetapi juga memulihkan pendapatan, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan sektor pengolahan dan perdagangan hasil perikanan di Langsa.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait