Hiburan

Synchronize Fest 2026 Angkat Tema Movement, Rangkul Semua Musisi

Bagikan:
Panggung Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran saat konser

Festival musik Synchronize Fest 2026 digelar pada 16-18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Selatan. Penyelenggara kembali mengusung tema "It’s Not Just A Festival, It’s A Movement" sebagai landasan acara dan menjanjikan panggung yang merangkul musisi dari semua level popularitas.

Tema dan konsep: gerakan, bukan sekadar acara

Penyelenggara menilai penonton dan ekosistem musik telah berubah sejak awal festival. Tema ini diangkat kembali untuk menjadi pengingat bagi generasi muda dan menegaskan nilai inklusivitas acara.

"Tagline 'It’s Not Just A Festival, It’s A Movement' secara natural sudah menjadi landasan awal Synchronize Fest. Berselang 10 tahun, kami mengangkatnya kembali sebagai pengingat bagi generasi yang lebih muda," ujar Direktur Synchronize Fest David Karto.

Konsep festival meniadakan hierarki antara nama besar dan pelaku skena akar rumput. Tujuannya agar setiap musisi mendapat ruang untuk membentuk core memory bagi penonton.

"Kami berusaha untuk memetakan supaya ini semua jadi seimbang, semua pelan-pelan terwakili. Setiap orang memiliki ruang masing-masing, 'core memory', yang bisa dinikmati di Synchronize Fest," kata David Tarigan, Artist & Repertoire Synchronize Fest.

Prinsip kesetaraan dalam kurasi

Sejak 2016, daftar penampil di poster festival ditulis berurutan sesuai abjad sebagai wujud kesetaraan. Selain itu, tersedia beberapa panggung kuratorial untuk menampilkan ragam gaya dan skena musik.

Daftar penampil utama dan panggung kurasi

Synchronize Fest 2026 menampilkan musisi dari beragam genre. Berikut sebagian daftar nama yang diumumkan:

  • Afgan, Ayu Ting Ting, Basajan, Bernadya, C’mon Lennon
  • Duo Maia, Efek Rumah Kaca, Endank Soekamti, .Feast, For Revenge, FSTVLST
  • Hindia, Isyana Sarasvati, J-Rocks, Marsada Band, Monkey to Millionaire, Nadhif Basalamah
  • Pijar, Polka Wars, Potret, Romantic Echoes, Rumahsakit, Sal Priadi
  • Seringai, Sisitipsi, Souljah, The Adams, The Brandals, The Changcuters
  • The Jansen, The Panturas, The Upstairs, Vierratale, Wali

Beberapa penampilan spesial juga dijadwalkan, antara lain:

  • Geisha membawakan "A Retrospective Journey" bersama Momo
  • Perunggu memainkan album "Dalam Dinamika"
  • Indro Warkop tampil dalam "Tribute to Warkop DKI"
  • Rizky Febian dan Mahalini, serta Alkateri masuk dalam rangkaian acara

Panggung tematik lain mengangkat skena spesifik, contohnya:

  • Gigs Stage kurasi Krapela: Alice, Baur, Patras, Remuk, Sunne, dan band ruang kecil lain
  • Reggae Gang: Day Afternoon, Dhyo Haw, Momonon, Sejedewe, Varid Putra Mbah Surip
  • Emo Revival: Alone At Last, Friends Of Mine, Killed By Butterfly, Side-B
  • Timur Basudara: Anadok, Bringin Home, DJ Desa, Ecko Show, Fahmy Fay
  • Getarrr: Kelelawar Malam, Maria Tambun, Orkes Nunung CS, Sukses Lancar Rejeki, Tahlilan

Tiket dan program lingkungan

Tiket Synchronize Fest 2026 sudah dapat dibeli melalui laman resmi www.synchronizefestival.com. Penyelenggara menyatakan sebagian hasil penjualan tiket akan didonasikan untuk penanaman mangrove di Kepulauan Seribu, bagian dari program lingkungan festival.

Dengan kombinasi nama besar, kurasi lokal, dan komitmen lingkungan, Synchronize Fest 2026 menegaskan posisinya sebagai ruang pertemuan berbagai lapisan musisi dan penikmat musik. Acara ini diharap mampu menjaga keseimbangan antara hiburan, penghormatan terhadap karya, dan tanggung jawab sosial ke depan.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait