Sumut Perketat Patroli Gabungan Cegah Peredaran Narkoba
MEDAN, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat pemberantasan narkoba dengan mengintensifkan patroli gabungan oleh Satpol PP, TNI, dan Polri di wilayah rawan seperti Tanjungbalai dan Asahan mulai Rabu (24/6). Langkah ini diambil untuk menutup jalur masuk yang kerap dimanfaatkan jaringan terorganisir dalam peredaran narkotika.
Patroli gabungan diperketat
Pengerahan personel gabungan difokuskan pada titik-titik strategis yang dianggap pintu masuk barang haram. Kepala Satpol PP Sumut, Muttqien Hasrimy, mengatakan ancaman peredaran narkoba semakin serius karena aktivitas distribusi yang rapi dan terorganisir.
"Karena itu tahun ini Satpol PP bersama personel gabungan TNI dan Polri melakukan patroli di titik-titik yang rawan menjadi jalur masuk narkoba,"
Sasaran operasi dan metode pemeriksaan
Patroli tidak hanya menutup jalur masuk, tetapi juga menyasar tempat hiburan malam yang berpotensi menjadi lokasi penyalahgunaan. Petugas melakukan pemeriksaan serta tes urin terhadap pengunjung dan pengelola sebagai bagian dari operasi lapangan.
Operasi semacam ini sebelumnya juga pernah dilakukan. Pemprov Sumut bahkan pernah mengerahkan sekitar 2.000 personel gabungan untuk penertiban tempat hiburan malam di beberapa kota.
Pencegahan lewat pendidikan
Selain tindakan penegakan, Pemprov menempatkan pencegahan sebagai strategi utama. Program Mitra Pelajar diberlakukan untuk menyasar pelajar dan generasi muda dengan edukasi mengenai bahaya narkoba, geng motor, dan kenakalan remaja.
Program tersebut diharapkan membentuk kesadaran dini agar kasus penyalahgunaan tidak meluas ke kalangan pelajar.
Dampak dan tindak lanjut
Muttqien menegaskan bahwa penanganan narkoba merupakan prioritas karena dampaknya luas dan mendasar. Menurutnya, ketika seseorang terpapar, efeknya bukan hanya merusak diri tetapi juga keluarga dan lingkungan sosialnya.
"Masalah fundamental kita adalah narkoba. Ketika seseorang sudah terpapar, dampaknya tidak hanya merusak dirinya, tetapi juga keluarganya. Kami yakin jika peredaran dan penyalahgunaan narkoba dapat ditekan, maka berbagai bentuk kejahatan lainnya juga akan ikut menurun,"
Ke depan, Pemprov Sumut berencana melanjutkan operasi gabungan secara berkelanjutan dan memperluas program pencegahan untuk menekan angka peredaran serta penyalahgunaan narkoba di wilayahnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kompolnas Tinjau Nominator Kompolnas Awards 2026 di Polres Simalungun
Tim Kompolnas kunjungi Polres Simalungun untuk menilai Aiptu Bona Sinaga sebagai nominator Kompolnas Awards...
Pangdam I/BB Kunjungi Simalungun, Pemkab Tekankan Sinergitas
Pangdam I/Bukit Barisan kunjungi Simalungun pada 19 Agustus 2026; Pemkab dan TNI perkuat sinergi mendukung p...
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...
10.003 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris HUT ke-81 di Langsa
Sebanyak 10.003 peserta dari 105 satuan pendidikan meriahkan Pawai Alegoris, Sepeda Hias, dan Becak Hias HUT...