Banda Aceh Anggarkan Asuransi untuk 5.400 Pekerja Rentan
Banda Aceh — DPRK dan Pemerintah Kota telah menganggarkan program asuransi untuk 5.400 pekerja rentan pada APBK 2026. Pernyataan itu disampaikan Ketua DPRK Banda Aceh saat menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Senin (22/6/2026). Program ini dimaksudkan memberi perlindungan finansial bagi pekerja informal yang bekerja berisiko tinggi.
Alokasi anggaran dan realisasi
Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, menjelaskan dana sudah dialokasikan dalam APBK 2026 untuk lebih dari 5.000 peserta melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hingga 2026 berjalan, sebanyak tujuh pekerja rentan di Banda Aceh telah mendapat santunan dari program tersebut, dan masih terus diproses klaim lainnya.
Alhamdulillah dalam APBK 2026 ini sudah teralokasikan anggaran untuk asuransi pekerja rentan di Banda Aceh 5000 lebih melalui BPJS ketenagakerjaan,
Kisah korban dan urgensi perlindungan
Irwansyah menyinggung beberapa peristiwa tragis yang mempertegas kebutuhan perlindungan, seperti pemasang baliho yang tewas setelah tergantung di tiang baliho dan peserta magang yang meninggal akibat kebakaran mesin kapal saat bekerja. Peristiwa itu mendorong pemerintah memperkuat skema jaminan sosial untuk pekerja rentan.
Jika ada pekerja rentan (seperti pemasang baliho, pekerja buruh, tukang becak) yang mengalami musibah sampai meninggal saat bekerja, bisa dibantu uang duka 42 juta yang tentu dapat meringankan keluarga duka yang ditinggal, jika sakit bisa bantu biaya pengobatannya sampai sembuh,
Manfaat BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan menawarkan lima program utama untuk memberi perlindungan finansial. Ringkasannya sebagai berikut:
- Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): perawatan medis tanpa batas biaya sampai sembuh, santunan upah, dan santunan cacat.
- Jaminan Kematian (JKM): santunan tunai, biaya pemakaman, dan beasiswa sampai jenjang perguruan tinggi bagi maksimal dua anak.
- Jaminan Hari Tua (JHT): tabungan yang dibayarkan saat pensiun, berhenti bekerja, atau cacat total, dengan opsi pencairan sebagian.
- Jaminan Pensiun (JP): manfaat bulanan untuk menjaga derajat hidup saat memasuki usia pensiun atau cacat total tetap.
- Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP): bantuan uang tunai, akses pasar kerja, dan pelatihan bagi pekerja yang terkena PHK.
Seruan kepada pelaku usaha
Pemangku kebijakan mendorong pemilik usaha, termasuk pemilik warkop, kafe, dan hotel, agar mendaftarkan karyawan mereka ke BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini dianggap penting untuk memberikan rasa aman dan kesejahteraan bagi pekerja selama bekerja.
Pelaksanaan alokasi dan proses klaim akan terus dipantau oleh DPRK dan Pemerintah Kota. Ke depan, pihak terkait berencana memperluas jangkauan peserta agar lebih banyak pekerja rentan mendapatkan perlindungan sosial yang memadai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...