Reses 2026: Syamsul Bahri Serap Aspirasi Warga Langsa Timur
Langsa, 23 Juni 2026 — Anggota DPRK Langsa dari Partai Aceh, Syamsul Bahri SH yang akrab disapa Robert, menggelar reses di Aula Kantor Camat Langsa Timur untuk menampung aspirasi konstituen Dapil 2. Kegiatan ini bertujuan mendengar keluhan dan kebutuhan warga pascabanjir akhir 2025 serta memperjuangkan perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
Reses dan fokus aspirasi warga
Dalam pertemuan reses, Robert menerima berbagai masukan dari warga terkait prioritas perbaikan. Aspirasi utama meliputi perbaikan drainase, jembatan, talut jalan yang mulai longsor, pintu air irigasi, dan perbaikan jalan yang rusak akibat banjir.
Robert menegaskan bahwa reses adalah kesempatan langsung bagi wakil rakyat untuk melihat kondisi lapangan dan menyerap kebutuhan masyarakat.
Alasan penundaan dan komitmen follow-up
Politikus Partai Aceh ini menjelaskan agenda reses sempat tertunda karena kesibukan menyelesaikan rangkaian Panitia Musyawarah (Panmus) DPRK. Setelah agenda itu selesai, ia baru turun untuk bertemu konstituen.
"Kami datang untuk menjemput dan mendengar langsung aspirasi di wilayah pemilihan. Harapannya, semua aspirasi yang disampaikan hari ini dapat kami tampung dan perjuangkan untuk direalisasikan."
Tekanan anggaran dan dampak alokasi DD
Robert juga menyoroti kondisi keuangan Pemerintah Kota Langsa yang saat ini terbatas. Ia menyebut alokasi dana desa (DD) banyak yang dialihkan untuk program KDMP (Kawasan Desa Mandiri Pangan), sehingga percepatan pembangunan infrastruktur terganggu, terutama di Langsa Timur.
"Jika ada usulan yang belum bisa terwujud saat ini, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya akan terus berupaya memperjuangkannya ketika kondisi anggaran membaik."
Ajakan partisipasi dan pemeliharaan infrastruktur
Robert mengajak warga agar menyampaikan usulan dan keluhan secara terbuka. Ia menekankan pentingnya tidak hanya membangun infrastruktur dasar, tetapi juga merencanakan pemeliharaan agar hasil pembangunan berkelanjutan.
"Saya cukup memahami kondisi dusun dan lorong-lorong di Langsa Timur. Pembangunan dasar sudah mulai merata, tapi sekarang kita juga harus memikirkan aspek pemeliharaannya."
Peserta dan tindak lanjut
Kegiatan dihadiri oleh Camat Langsa Timur, Kapolsek, perwakilan Danramil, Imum Mukim, para Geuchik dan Pj Geuchik, Ketua Tuha Peut se-Kecamatan Langsa Timur, serta tamu undangan lain.
Robert berjanji menampung seluruh masukan dan memprioritaskan usulan sesuai urgensi serta ketersediaan anggaran. Ia juga akan melaporkan kebutuhan ini ke forum DPRK dan instansi terkait untuk langkah tindak lanjut.
Implikasi: Reses ini menegaskan bahwa pemulihan pascabanjir dan perbaikan infrastruktur di Langsa Timur tetap menjadi fokus, namun realisasinya bergantung pada perbaikan alokasi anggaran di tingkat kota.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...