Lokal

60 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis di Langsa

Bagikan:
Anak mengikuti khitanan massal gratis di Langsa

LANGSA — Sebanyak 60 anak yatim dan keluarga kurang mampu mengikuti khitanan massal gratis pada Selasa (23/6) di Sekretariat LKS Abulyatama Cabang Langsa, Kecamatan Langsa Baro. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Insyaf Medan bersama Yayasan Abulyatama, Pemerintah Kota Langsa, dan Rumah Sunat Hero Kids Langsa untuk meringankan beban ekonomi dan memberi akses layanan kesehatan pascabencana banjir.

Pelaksana, tujuan, dan peserta

Program bertajuk "Senyum Sehat Anak Indonesia, Langkah Awal Menuju Anak Sholeh dan Berprestasi" digagas sebagai bentuk sinergi pelayanan sosial antara UPT Kementerian Sosial dan lembaga masyarakat. Kegiatan menyasar anak yatim dan keluarga kurang mampu di wilayah Kota Langsa.

Hadir pada acara tersebut Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, Kepala Sentra Insyaf Medan Langgeng Setiawan, Ketua LKS Abulyatama Cabang Langsa Umi Dewi Kurniati, tim medis Rumah Sunat Hero Kids Langsa, perangkat Gampong Gedubang Jawa, serta sejumlah undangan lain.

Rangkaian acara

Acara dimulai dengan upacara adat Peusijuek sebagai simbol keselamatan dan syukur. Setelah itu panitia menyerahkan bingkisan dan santunan kepada peserta, meliputi tas sekolah, Alquran, buku, serta perlengkapan menulis.

Keterangan penyelenggara

Kepala Sentra Insyaf Medan, Langgeng Setiawan, mengatakan kegiatan ini bukan hanya sekadar sunatan massal, melainkan bagian dari layanan rehabilitasi sosial dan perlindungan multi-layanan oleh lembaga di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial.

"Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Langsa, Yayasan Abulyatama dan tim medis Rumah Sunat Hero Kids Langsa serta semua pihak. Begitu juga kepada bapak, ibu dan peserta khitanan massal, tetap semangat, berkah, sehat serta sukses untuk semuanya."

Peran Abulyatama dan harapan jumlah peserta

Ketua LKS Abulyatama Cabang Langsa, Umi Dewi Kurniati, melaporkan bahwa 60 orang peserta merupakan anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kota Langsa. Yayasan menyatakan komitmen terus melayani warga hingga mereka berdaya.

"Insyaallah, kami dari Yayasan Abulyatama Indonesia Kota Langsa terus bergerak untuk menjadi pelayan umat... kami berhenti ketika mereka sudah bahagia dan berdaya."

Umi Dewi juga berharap kegiatan ini dapat diperluas pada tahun mendatang.

"Semoga kegiatan bakti sosial khitan massal untuk tahun depan dan di masa mendatang, kiranya dapat kita laksanakan dengan jumlah peserta sekira 500 anak di Kota Langsa."

Metode sunat dan pesan tim medis

Ketua Tim Sunat Modern Hero Kids Langsa, Ns. Saiful Muammar MKM, menegaskan pentingnya metode yang aman dan nyaman bagi anak. Ia menjelaskan bahwa Rumah Sunat Hero Kids menggunakan alat modern sehingga rasa sakit lebih minim dan penyembuhan lebih cepat.

Sunat Hero Kids mengunakan alat modern. Nyerinya lebih minim dan proses penyembuhannya lebih cepat. Sunat Hero Kids, sunat nyaman dan tidak sakit.

Saiful berharap aksi sosial ini memberi manfaat jangka panjang bagi generasi penerus, agar anak-anak yang dikhitan kelak menjadi pribadi yang berguna bagi agama dan bangsa.

Acara ini menjadi contoh kolaborasi antarinstansi dan organisasi masyarakat dalam menyediakan layanan kesehatan gratis untuk kelompok rentan. Target perluasan peserta ke angka sekitar 500 anak menunjukkan dorongan untuk memperbesar jangkauan bantuan di masa mendatang.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait