Gaya Hidup

Pemerintah Subsidi Pajak Tiket Pesawat Domestik Saat Liburan 2026

Bagikan:
Ilustrasi penumpang di bandara menunggu pesawat komersial lepas landas

Jakarta. Pemerintah Indonesia akan memberikan subsidi pajak sementara untuk tiket pesawat economy-class domestik pada periode liburan sekolah pertengahan tahun dan libur Natal-Tahun Baru 2026. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendorong belanja konsumen serta menggenjot aktivitas transportasi dan pariwisata.

Rincian kebijakan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan menanggung sebagian pajak pertambahan nilai (PPN) atas tarif pesawat domestik. Langkah ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi paruh kedua 2026 untuk menjaga daya beli rumah tangga.

"Pemerintah sedang menyiapkan diskon transportasi, termasuk diskon tarif pesawat saat liburan sekolah dan juga untuk Natal dan Tahun Baru." β€” Airlangga Hartarto

Alokasi anggaran dan sasaran

Pemerintah telah menganggarkan subsidi terpisah untuk dua periode utama:

  • Liburan sekolah pertengahan tahun: alokasi Rp 190 miliar (sekitar US$10,6 juta) untuk lebih dari 3 juta penerima manfaat.
  • Periode Natal-Tahun Baru: alokasi Rp 161,4 miliar untuk hampir 2,9 juta penerima manfaat.

Jadwal dan mekanisme

Subsidi PPN untuk tiket economy-class berlaku pada rentang tanggal tertentu. Untuk liburan sekolah, subsidi berlaku bagi perjalanan yang dijadwalkan antara 24 Juni dan 5 Juli 2026. Pemerintah memperkirakan kebijakan ini dapat menurunkan harga tiket sekitar 5,1%.

Sementara untuk masa akhir tahun, subsidi akan berlaku untuk perjalanan antara 22 Desember 2026 dan 10 Januari 2027. Tiket yang memenuhi syarat dapat dibeli mulai 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027.

Dampak dan konteks

Indonesia secara berkala memberi potongan tarif dan insentif pajak saat puncak perjalanan untuk mendorong pariwisata domestik dan mengurangi beban biaya transportasi di wilayah kepulauan. Kebijakan kali ini dirancang untuk mempertahankan konsumsi rumah tangga sekaligus memacu aktivitas sektor transportasi dan wisata selama musim liburan.

Dengan target jutaan penerima manfaat dan penurunan harga titik sekitar lima persen, pemerintah berharap langkah ini membantu meringankan biaya perjalanan keluarga dan memulihkan perputaran ekonomi di destinasi-destinasi domestik.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait