Lokal

Pemko Binjai Terima Studi Banding Pengelolaan Tenaga Ahli

Bagikan:
Pertemuan pejabat Pemko Binjai dan Pemko Tebing Tinggi di Ruang Rapat II

BINJAI — Pemerintah Kota Binjai menerima kunjungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk studi banding mengenai pengelolaan tenaga ahli. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat II, Rabu (7/10), dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M. Kunjungan bertujuan meninjau mekanisme dan pelaksanaan penempatan tenaga ahli di lingkungan Pemko Binjai.

Pertemuan dan peserta

Rombongan dari Tebing Tinggi dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, S.Sos., MSP. Mereka diterima oleh jajaran Pemko Binjai untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman.

  • Sekretaris Daerah Kota Binjai: Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M.
  • Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik: Gloria Sinulingga, S.Pd., M.Pd.
  • Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi: Erwin Suheri Damanik, S.Sos., MSP.
  • Kabag Umum Setdako Binjai: Oscar Arifandi Ginting, S.STP., Plt.
  • Kabag Hukum Setdako Binjai: Emma N.R. Br. Tarigan, S.H., M.Kn.
  • Analis SDM Aparatur Muda: Andreas Ghanneson Nainggolan, S.Kom.
  • Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Pemerintahan: Maira Dayang Sari, S.H.

Isi pembahasan

Pembahasan fokus pada mekanisme rekrutmen, penempatan, serta supervisi terhadap tenaga ahli di lingkungan pemerintahan kota. Para peserta menelaah praktik administrasi, persyaratan hukum, dan tata kelola agar penempatan tenaga ahli berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain aspek teknis, diskusi juga menyentuh pengalaman lapangan terkait sinergi antara tenaga ahli dengan organisasi perangkat daerah. Pertukaran pengalaman ini diharapkan memberi gambaran nyata tentang kendala dan solusi yang telah dijalankan Pemko Binjai.

Tujuan dan dampak kerja sama

Kegiatan studi banding dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi antardaerah dan menyamakan pemahaman dalam penerapan kebijakan SDM non-ASN. Pemko Binjai membagikan praktik pengelolaan tenaga ahli untuk dijadikan referensi Tebing Tinggi.

Dengan pertukaran informasi ini, kedua kota diharapkan dapat meningkatkan efektivitas tata kelola tenaga ahli, mengurangi tumpang tindih tugas, serta mempercepat pelaksanaan program kerja yang memerlukan keahlian khusus.

Prospek ke depan

Pertemuan ini membuka peluang kerja sama lanjutan, seperti kunjungan balasan, workshop teknis, atau penyusunan pedoman bersama. Implementasi hasil studi banding akan dipantau untuk menilai perbaikan layanan dan kinerja organisasi.

Dengan langkah koordinatif seperti ini, daerah dapat mengoptimalkan penggunaan tenaga ahli secara lebih terukur dan akuntabel untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait